Traveling
Menantang Jeram Sungai Batang Merangin, Manjakan Mata dan Pacu Adrenalin di Objek Wisata Ekstrem
Kabupaten Merangin memiliki destinasi arung jeram yang tidak kalah dari spot yang ada di daerah lain. Hal ini dialami langsung oleh Tribun
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Fifi Suryani
Tidak cukup sampai di situ, aliran sungai Batang Merangin juga menghadirkan keajaiban alam berupa batu berbentuk buaya.
Setelah melewati beberapa arung jeram yang juga cukup menantang, kita akan disuguhkan destinasi Air Terjun Kerojokan Bala Putra Dewa di Desa Biku Tanjung.
Di destinasi ini selain menghadirkan keindahan air terjun setinggi lebih dari tujuh meter kita juga akan disuguhkan kolam jodoh yang tidak kalah indahnya.
Air Terjun Bala Putra Dewa ini merupakan destinasi terakhir kami sebelum akhirnya mengakhiri perjalanan kami hari itu.
Sensasi Tidur di Bebatuan
KABUPATEN Merangin memang memiliki destinasi arung jeram yang cukup eksotik, namun jika Tribunners tidak hanya ingin sekedar menikmati serunya arung jeram di Sungai Batang Merangin bisa menggunakan jasa Air Batu River (ABR ) yang berlokasi di Desa Air Batu Kabupaten Merangin.
ABR memiliki beberapa paket menarik untuk Tribunners penyuka wisata alam. Mulai dari wisata rafting, gathering, homestay, camping ground, outing, outbond sampai training motivasi.
Selain cerdas dalam membuat paket wisata, Air Batu River sudah dikenal memiliki SDM yang piawai dan terlatih dalam menaklukan medan terjal Sungai Batang Merangin itulah kenapa banyak konsumen yang memercayakan perjalanan mereka dalam mengarungi Sungai Batang Merangin ke ABR. Bahkan beberapa pejabat setempat juga memakai jasa mereka.
Dr Tejo Sukmono peneliti ikan air tawar dalam melakukan penelitian di sungai air tawar juga memercayakan ekspedisi mereka ke Team ABR.
Selain memiliki SDM yang tangguh dan peralatan yang lengkap, ABR juga bisa dikatakan cukup cerdas dalam menyuguhkan berbagai destinasi manarik kepada wisatawan.
ABR tidak hanya menyuguhkan kerenya menyusuri arung jeram tapi juga beberapa destinasi wisata edukasi seperti ke situs fosil yang ada di aliran Sungai Batang Merangin.
Pembina ABR, Samsul Huda cukup cerdik menjadikan Pulau Tengah yang penuh dengan batu menjadi tempat
kemping yang asik banget.
Tribun hampir tidak percaya ketika menginjakkan kaki untuk pertama kali di pulau yang ada di tengah-tengah Sungai Batang Merangin tersebut. Apa lagi Samsul Huda tidak membawa peralatan kemping dan logistik yang memadai.
Namun setelah malam tiba, bebatuan yang tadinya dianggap mustahil untuk merebahkan badan ternyata mampu menghadirkan sensasi tidur yang epik banget. Apa lagi ditemani gemerlap bintang dan deburan suara ombak dari aliran Sungai Batang Merangin.
Suara aliran sungai yang deras seolah menyatu dengan berbagai suara alam yang datang dari hutan yang ada di sekeliling sungai, menyatu seolah alam bersabda dan menghadirkan simponi yang indah.
Samsul Huda mengatakan sebagai putra daerah yang lahir dan dibesarkan di Desa Air Batu tentu dia memahami seluk-beluk desanya.
"Itulah kenapa saya bisa menghadirkan sesuatu yang menarik ke setiap pengunjung," ujarnya.