Bantuan UMKM 2021 Kota Jambi Telah Daftarkan 8.300 UMKM, Berikut Persyaratannya

"Untuk 2021 ini, kami telah mengajukan dua kali yakni pada April dan Juni kemarin. Untuk pencairannya pun diperkirakan selama tiga bulan melalui Bank

tribunjambi/monang
Bantuan UMKM 2021 Kota Jambi Telah Daftarkan 8.300 UMKM, Berikut Persyaratannya 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bisa disebut dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) kembali disalurkan di tahun 2021 ini.

Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Kota Jambi telah mendata UMKM di Kota Jambi yang akan mendapatkan BPUM tersebut.

"Untuk 2021 ini, kami telah mengajukan dua kali yakni pada April dan Juni kemarin. Untuk pencairannya pun diperkirakan selama tiga bulan melalui Bank BRI," ungkap Afrizal, Kasi Fasilitasi dan Kemitraan UMKM, Kamis (15/7/2021).

Afrizal mengungkapkan selama 2021 pihaknya telah mendata sebanyak 8.300 UMKM yang akan menerima BPUM 2021 ini.

"Pada April kami mencatat 6.569 UMKM dan Juni 1.731 UMKM," paparnya.

Adapun jumlah nominal yang diberikan dari pemerintah atas BPUM tersebut senilai Rp 1,2 juta.

Proses pencairannya pun akan dilakukan kurang lebih selama 2-3 bulan dengan melalui bank BRI.

"Bagi yang telah mendaftar UMKM-nya untuk mendapatkan BPUM, bisa mengecek apakah sudah cair atau belum, dengan klik laman https://eform.bri.co.id/bpum. Tinggal isi nomor KTP dan ikuti prosesnya," jelasnya.

Pendaftaran BPUM tahap Selanjutnya Diperkirakan Agustus

Afrizal tidak dapat memastikan kapan akan dibuka kembali pendaftaran BPUM tersebut.

Namun dirinya memperkirakan akan dibuka kembali pada Agustus mendatang.

"Kami di sini hanya sebatas mendata masyarakat yang akan menerima bantuan BPUM ini. Jadi apabila dari pusat memberi mandat buka pendaftaran, maka kami akan membuka pendaftaran melalui RT dan mendata. Kemungkinan akan kembali dilaksanakan pada Agustus nanti," kata Afrizal.

Ada pun syarat-syarat untuk mendaftar BPUM ini antara lain:

1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Pastikan anda memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP);
3. Setelah itu, pastikan anda memiliki usaha mikro dan dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan;
4. Selain itu, pastikan anda bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN dan BUMD;
5. Terakhir, anda tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Selain itu Afrizal mengatakan, para pelaku UMKM yang ingin mendaftar BPUM harus memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU).

"Kalau belum punya, bisa datang ke kelurahan masing-masing untuk membuat SKU-nya," katanya.

Ditambahkannya, pelaku UMKM di Kota Jambi bisa datang ke kelurahan di mana tempat domisili, untuk mendaftar BPUM dengan membawa:

1. Fotokopi KTP dan KK (Kota Jambi);
2. Fotokopi SKU (Kota Jambi);
3. Lampiran Foto Usaha.

"Nantinya pihak kelurahan akan menyeleksi siapa-siapa saja yang layak. Nanti laporan itu akan naik ke kami (Bidang UMKM) dan setelahnya kami ajukan ke tingkat provinsi," paparnya.

Baca juga: BREAKING NEWS Warga Dusun Bangko Dihebohkan Penemuan Mayat Wanita di Sungai Batang Merangin

Baca juga: Benarkah Izin Ivermectin Sebagai Obat Covid-19 Diterbitkan? Ini Pernyataan Resmi BPOM

Baca juga: Mobil Bekas Daihatsu Terios, Daihatsu Sirion, Mazda di Bawah Rp 90 Jutaan

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved