Breaking News:

Dugaan Pemukulan

ASN Sarolangun Dipukul Istri Atasannya di Markas Damkar, Berujung Laporan

Berita Sarolangun-Tiba-tiba istri dari atasannya datang menghampiri langsung melakukan tindakan pemukulan di bagian kepala korban.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
ASN Sarolangun Dipukul Istri Atasannya Saat Apel di Markas Damkar, Berujung Laporan 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Seorang ASN dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Sarolangun dianiaya oleh istri seorang pejabat di pos Damkar Sarolangun.

Fadlia Kasubag up Dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan, menjadi korban amukan dari pelaku.

Dia menyebutkan, penganiayaan yang menimpa dirinya dilakukan oleh istri dari atasannya.

Menurut korban, kejadian itu bermula setelah apel yang digelar di halaman markas Damkar Sarolangun.

Setelah bubar apel dirinya menemui kepala dinas, tiba-tiba istri dari atasannya datang menghampiri langsung melakukan tindakan pemukulan di bagian kepala korban.

Korban menjelaskan, beberapa waktu lalu atasan tersebut menemuinya untuk meminta pertolongan meminjam uang ke koperasi menggunakan nama korban.

Saat itu korban memang bersedia membantu atasannya, sebab atasannya tersebut mengaku sedang terdesak dan membutuhkan uang 13 juta Rupiah.

"Kita bantu karena dia terdesak. Dia memang membayar pinjaman itu, namun bunga pinjaman selama dua bulan bunganya tidak dibayarkan. Ditagih malah marah katanya," katanya saat melapor ke Polres Sarolangun, Senin (12/7/2021).

Dikarenakan tak kunjung membayar uang bunga pinjaman tersebut, korban berinisiatif, memotong yang tunjangan atasannya tersebut. Dengan meminta persetujuan oleh kepala dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Sarolangun.

Lanjutnya, hal tersebut yang menjadi pemicu pelaku hingga nekat mendatangi dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Sarolangun untuk melakukan pemukulan terhadap korban.

"Dia melakukan penyerangan terhadap saya di depan para pegawai Damkar dan kadis Damkar, dijambak dan kepala saya dipukul sampai jilbab saya lepas," katanya.

Selain itu juga, korban mengaku sudah kerap kali mendapat ancaman dari pelaku atas penagihan uang bunga kepada suaminya.

Atas kejadian tersebut, korban melakukan visum ke rumah sakit umum daerah sarolangun, dan melaporkan tindakan kekerasan yang dialami olehnya.

Baca juga: Perkembangan Kasus Dugaan Pemukulan Oleh Anggota Satpol PP Kota Jambi, Begini Langkah Polda Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved