Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Semester Pertama 15 Kasus di Batanghari
Kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Batanghari sebanyak 15 kasus pada 2021.
Penulis: A Musawira | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Batanghari sebanyak 15 kasus pada 2021.
Kasus tersebut terhitung mulai Januari hingga 30 Juni 2021.
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Batanghari telah menginput 15 kasus ini ke Kementrian PPA melalui Simponi (Sistem Informasi Online).
Lewat Simponi ini, Kementrian PPA bisa mengetahui nama dan alamat serta kasus yang dialami anak di Kabupaten Batanghari.
Informasi ini disampaikan Najmi Ulyati, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak DPPKBP3A Kabupaten Batanghari, Kamis (8/7/2021).
Menurut dia, dari 15 kasus tersebut, 10 merupakan kasus kekerasan anak dan seksual.
Selanjutnya dua kasus kekerasan fisik atau perkelahian anak, dan satu kasus perebutan anak.
Satu lagi adalah kasus anak terlibat ilegal drilling, serta satu kasus pencurian alat atau bahan di PT Waskita.
“Kasus ini terbilang menurun, karena pada 2020 lalu, untuk satu semesternya sebanyak 24 kasus. Paling dominan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Ada sekira sebanyak 16 kasus," kata Najmi Ulyati.
Sementara itu, atas kasus ini pihaknya akan melakukan upaya penyuluhan dan sosialisai disetiap kesempatan atau pertemuan supaya menciptakan masyarakat yang hidup harmonis baik di keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Ke depan kita akan menekan kasus ini, berbagai upaya akan kita lakukan. Namun saya harapkan orangtua juga harus berperan untuk terus menjaga, mengasuh, mendidik dan mengawasi anaknya dalam segala kegiatannya, sehingga terhindar dari hal-hal yang buruk salah satunya terhadap kasus seksual,” pungkasnya. (*)
Baca juga: Batanghari Zona Merah, Satgas Covid-19 Segera Optimalkan PPKM Mikro dan Sarana Pengobatan
Baca juga: Dua Indikator Ini Membuat Batanghari Jadi Zona Merah Covid-19, Ini Penjelasan Jubir Satgas