Berita Tebo
Terkendala Verifikasi Data, Masyarakat Penerima BPNT di Tebo Baru Mencapai 11.994
Riki menyebutkan, terhitung dari bulan Januari -April tahun ini baru sekitar 11.994 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sedangkan tahun lalu sudah m
Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Sejak Januari-April 2021, jumlah penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Tebo tahun ini masih rendah.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Fakir Miskin, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Riki Saifuddin.
Riki menyebutkan, terhitung dari bulan Januari -April tahun ini baru sekitar 11.994 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sedangkan tahun lalu sudah mencapai 14 ribu KPM.
Menurutnya, penurunan ini di sebabkan Kementerian Sosial (Kemensos) RI meminta verifikasi dari data KPM.
"Kita mencocokan data dari Kemensos dengan NIK, itu jadi butuh waktu lama," katanya, (28/06/2021).
Dia menjelaskan, bagi masyarakat yang tahun ini tidak mendapatkan bantuan BPNT, bisa disebabkan tidak mempunyai NIK.
"Jadi mereka harus membuat ke Dukcapil Tebo dulu untuk membuat NIK, setelah itu harus melaporkan ke Dinsos PPA," sebutnya.
Selanjutnya kata dia, pelaporan yang disampaikan ke Dinsos PPA, akan di laporkan ke Kemensos RI sebagai data tahun depan.
Selain itu juga, verifikasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan kehidupan KPM. Jika dinilai KPM penghasilannya meningkat dan tidak layak menerima BPNT, maka akan dialihkan ke yang lain.
"Dari 11.994 KPM yang menerima tahun ini, 200 kepala keluarga (KK) KPM baru dari suku anak dalam (SAD) dari Kecamatan Muara Tabir dan Kecamatan Sumay," pungkasnya.
Baca juga: Kurang Perhatikan Prokes, Tamu Undangan Pidato Pertama Bupati Bungo Mashuri Tak Berjarak
Baca juga: Pemkab Tebo Gelar Harganas ke-28 dan Rembuk Stunting
Baca juga: Rara Lida Ungkap Kabar Kedekatannya dengan Gunawan Lida : Kalau Jodoh Pasti Bakal Disatuin