Breaking News:

Berita Kota Jambi

Polda Jambi Ungkap Sistem Ilegal Logging, Pelaku Tinggal Berminggu-minggu di Hutan Diupah Rp800 Ribu

Tidak hanya itu, sebanyak 41 personel gabungan, disiagakan untuk melakukan patroli rutin

Tribunjambi/Aryo Tondang
Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono saat press rilis kasus Illegal Logging 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono ungkap cara para tersangka hingga pemodal  Ilegal Loging di kawasan Hutan, di wilayah Jambi.

Kata Sigit, hasil keterangan sementara tiga tersangka, yakni Latif (42), Madin (25) dan Lin (27) yang ditangkap di kawasan hutan, di wilayah Konsesi HPH, PT PDIW, Petaling, Sungai Gelam, Muaro Jambi, Rabu 2 Juni 2021 lalu, mereka masuk hutan dengan menggunakan perahu kecil, atau ketek.

Kemudian, para pelaku kemudian mendirikan pondok untuk menginap, dan tinggal di dalam hutan hingga berminggu-minggu, dengan mengandalkan stok makanan dan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasi penebangan kayu, menggunakan mesin senso yang telah mereka bawa dari luar.

"Untuk yang tiga tersangka kita amankan, baru 10 hari di dalam hutan. Dan berhasil kita tangkap," kata Sigit, Senin (7/6/2021) sore.

Sigit melanjutkan, tiga tersangka tersebut merupakan hanya penebang, mereka dikendalikan oleh  seorang pemodal.

Pemodal sendiri berperan untuk mendistribusikan hasil hutan ke pembeli atau penampung, yang berada di wilayah Jambi dan Sumatera Selatan.

Pengakuan tiga tersangka, kata Sigit, setiap 1 kubiknya, pelaku diupah hanya Rp 800 ribu.

"Sistemnya, tiga orang ini pelaku penebangan di hutan, dan mereka di kontrol oleh pemodal, mulai dari mencari pasar hingga upah per kubiknya," kata Sigit.

"Saat ini, kita sedang berupaya mengejar pemodalnya," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang warga Desa Sama Rasa, Sungai Gelam, Muaro Jambi, pelaku Ilegal Loging, diringkus tim gabungan TNI-Polri, Gakkum LHK, Dinas Kehutanan, Rabu (2/6/2021) lalu.

Halaman
123
Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved