Cemburu tak Beralasan, Suami Aniaya Istri dari Malam Hingga Subuh, Korban Mengalami Trauma

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi melalui Kasatreskrim AKP Ikang Adi Putra didampingi Kanit Pidum Ipda Deka Saputra menjelaskan, mereka sudah mener

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
kompas.com
Ilustrasi penganiayaan 

Penganiayaan yang dilakukan suami siri Reni, hanya karena cemburu buta yang tak beralasan.

Selain mengalami kekerasan, korban Reni juga mengalami hal yang sangat tidak mengenakkan sebagai seorang perempuan.

Tindakan KDRT yang dialami Reni, sudah sangat sering terjadi, tetapi kali ini yang terbilang sangat sadis menurutnya.

"Kata dia cemburu. Tetapi, cemburu sama siapa aku tidak tahu," ujar Reni dihadapan penyidik, Jumat (4/6/2021).

Korban Reni, sudah menjalani pernikahan secara siri dengan SS selama 6 tahun. Sampai-sampai, ia mau dibawa pindah dari Mesuji Lampung ke Banyuasin.

Awal menikah, SS tidak pernah bertindak kasar kepadanya. Tetapi, akhir-akhir ini perlakukan SS kepadanya mulai sangat kasar. Tanpa sebab yang jelas, ia sering dianiaya sang suami siri.

Puncaknya tadi malam, ia harus menerima perlakuan yang sangat tidak mengenakan.

Selain dianiaya, sang suami siri melakukan tindakan kekerasan di bagian intim sang istri

"Saya disulut rokok, rambut saya dibotaki, sampai saya dikencingi dan dipaksa minum (maaf) air kencingnya," ujar Reni sambil meneteskan air mata dihadapan penyidik.

Merasa terhina dan tidak tahan lagi dengan perlakuan suami sirinya, akhirnya Reni memutuskan untuk melaporkan SS ke polisi.

"Sakit hati saya rasanya pak. Diperlakukan seperti itu," pungkasnya.

Berita Terkait Lainnya

Sumber : TRIBUNSUMSEL

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved