Berita Nasional

BOS KKB Papua Tantang TNI-Polri Duel, Lekagak Telenggen Sudah Siapkan Lokasi Untuk Berperang

Ya, kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen mengatakan, telah menyiapkan lokasi perang dengan TNI-Polri.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
kolase/tribunjambi.com
Lekagak Telenggen Tantang TNI-Polri 

TRIBUNJAMBI.COM - Makin menjadi-jadi kelakuan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang kembali menantang TNI-Polri.

Ya, kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen mengatakan, telah menyiapkan lokasi perang dengan TNI-Polri.

Juru bicara dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom melalui keterangan tertulis menyatakan Lekagak Telenggen bersama anggotanya telah menyiapkan lokasi perang di wilayah Muara Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak.

Lekagak Telenggen, komandan operasi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB - OPM) untuk seluruh Tanah Papua.
Lekagak Telenggen, komandan operasi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB - OPM) untuk seluruh Tanah Papua. (dok. TPNPB - OPM)

"Ingat bahwa lapangan perang militer TPNPB-OPM sudah ditempatkan di muara Kabupaten Puncak, itu pun sampai detik ini pasukan TNI/Polri belum masuk area perang," kata Seby.

Seby juga menegaskan, sampai saat ini Lekagak Telenggen dan kelompoknya juga belum keluar dari Kabupaten Puncak.

Legakak saat ini bermarkas di Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua.

"Lekagak mereka ada tunggu TNI Polri di Muara itu, TNI-Polri boleh masuk perang lawan pasukan TPNPB," ujar dia.

Kapolda: Tak ingin ada dendam

Brigjen Mathius D Fakhiri.
Brigjen Mathius D Fakhiri. (Dok Humas Polda Papua)

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyatakan, pola penanganan Polri dan TNI terhadap KKB kini telah berubah.

TNI dan Polri lebih mengedepankan cara persuasif dalam menangani KKB.

Hal ini dipastikan seusai Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai berkunjung ke Jayapura.

Panglima TNI dan Kapolri juga telah melakukan pertemuan tertutup dengan tokoh masyarakat dan adat, serta sejumlah kepala daerah di wilayah pegunungan tengah Papua, Kamis (27/5/2021).

"Kita kan masih mau berkomunikasi dengan dia, kalau dia turun saya dengan bapak Pangdam akan jemput dan perlakukan dia sebagaimana warga negara lainnya," kata Fakhiri di Jayapura, Kamis.

Fakhiri pun mengatakan, selama ini belum ada upaya komunikasi antara aparat keamanan dengan pimpinan KKB.

Baca juga: Korban Kapal Tenggelam KM Wicly Jaya Sakti Mulai Mendapatkan Bantuan

Baca juga: Status Siaga Darurat Karhutla di Tanjab Timur Kembali Diperpanjang

Baca juga: Mobil Ambulans Pembawa Jenazah Terlibat Tabrakan, 4 Orang Meninggal Dunia

Namun, Fakhiri juga memastikan hal itu akan berubah agar penuntasan masalah KKB tak berujung dendam.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved