Breaking News:

NASIB Siswi Penghina Palestina di Bengkulu Dikeluarkan dari Sekolah, Ferdinand : Ini Berlebihan

Ferdinand Hutahaean mengecam tindakan sekolah yang mengeluarkan MS (19), seorang siswi di Bengkulu gara-gara diduga menghina Palestina.

Editor: Rohmayana
Instagram
NASIB siswi SMA harus dikeluarkan dari sekolah karena hina Palestina 

TRIBUNJAMBI.COM, BENGKULU-- MS (19), seorang siswi di Bengkulu Tengah, Bengkulu, yang  diduga menghina Palestina dengan kata-kata kotor kini harus dikeluarkan dari sekolah.

Ferdinand Hutahaean mengecam tindakan sekolah yang mengeluarkan MS (19), seorang siswi di Bengkulu Tengah, Bengkulu, yang sebelumnya diduga menghina Palestina dengan kata-kata kotor.

Ferdinand menyebut, tindakan drop out terhadap siswi itu berlebihan. Ia meminta agar anak tersebut dikembalikan ke sekolah

"Sekolah adalah tempat membina dan mendidik anak-anak agar berilmu pengetahuan dan berbudi pekerti," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Rabu (19/5/2021)

Baca juga: Orangtua Ikuti kata Dukun, Anak SD Meninggal Setelah Makan Bunga Mahoni dan Direndam di Bak Mandi

"Maka ketika sekolah memilih mengeluarkan anak ini, sama saja sekolah melakukan kejahatan terhadap hak konsitusional anak ini. Ini berlebihan dan dia harus kembali sekolah," imbuhnya.

Sebelumnya, viral di media sosial TikTok sosok perempuan muda yang mencaci Palestina.

Sosok yang berada di dalam video tersebut adalah MS (19), seorang pelajar di salah satu SMA di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Dalam video singkat, siswi tersebut mengumpat Palestina dengan sebutan nama hewan dan mendukung atas penyerangan yang terjadi ke negara tersebut.

Video penghinaan terhadap Palestina tersebut dikecam banyak pihak.

Baca juga: Orangtua Ikuti kata Dukun, Anak SD Meninggal Setelah Makan Bunga Mahoni dan Direndam di Bak Mandi

Pasca-video itu viral, pihak kepolisian mendatangi sekolah untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved