Breaking News:

Orangtua Ikuti kata Dukun, Anak SD Meninggal Setelah Makan Bunga Mahoni dan Direndam di Bak Mandi

Kepala Desa Bajen, Sugeng mengatakan sejak awal warga sekitar memang merasa kurang nyaman dengan keberadaan dua orang yang kini telah ditetapkan sebag

net
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Bocah meninggal dunia akibat perbuatan orangtuanya menjalankan ritual ruwat berdasarkan bisikan dukun.

Kejadian tersebut terjadi di Dusun Paponan, Desa Bajen, Kecamatan Bajen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kepala Desa Bajen, Sugeng mengatakan sejak awal warga sekitar memang merasa kurang nyaman dengan keberadaan dua orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka yakni B dan H yang membuka praktik supranatural di desa itu.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Kerjasama Energi Nuklir Akan Disaksikan Presiden China dan Rusia

Baca juga: Ingat Film Warkop DKI, Ini 11 Cewek Cantik dan Seksi yang Sering Tampil Menggoda

Baca juga: Janda Diinspeksi Suami yang Istrinya Merantau ke Kalimantan hingga Posisi Bisa Begini Malam-malam

Saat dihubungi Tribunjogja.com, Sugeng mengaku sangat terpukul atas terbongkarnya penyebab kematian bocah berinisial A yang meninggal lantaran orangtuanya menuruti hasutan dua tersangka untuk ditenggelamkan di bak mandi.

"Pemerintah desa terpukul atas kejadian ini. Tidak ada keganjilan, cuma ada dua orang B dan H. Memang dua orang ini mendalami ilmu spiritual," katanya, kepada Tribunjogja.com, Selasa (18/5/2021).

Sugeng menambahkan, lantaran ingin terlihat kondang B dan H selalu menawarkan jasa pengobatan supranatural kepada masyarakat.

"Tapi masyarakat kami tidak tergiur dengan omongan mereka berdua. Karena belum pernah terbukti. Belum ada orang yang sembuh setelah ditangani mereka," jelasnya.

Barulah keluarga M dan S yang tak lain adalah orang tua A menjadi korban tipu daya dua tersangka dalam kasus ini.

Dari keterangan Sugeng, B dan H mengklaim bahwa A adalah anak genderuwo.

Sebagai pembuktian pernyataan itu, H kemudian menyuruh A untuk memakan bunga mahoni dan beberapa cabai.

Halaman
1234
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved