Begini Kondisi Israel Setelah Dihukum Tuhan, Ribuan Orang Mati Mengenaskan

Kisah lama menceritakan bagaimana orang-orang Israel dihukum oleh Tuhan. Saat itu ribuan orang mati mengenaskan.

Editor: Teguh Suprayitno
Tribunnews.com
Bendera Israel di kota Yerusalem, Israel. 

Maka berhentilah tulah itu menimpa Israel.

Nama orang Israel yang mati terbunuh bersama-sama dengan perempuan Midian itu ialah Zimri bin Salu, pemimpin salah satu puak orang Simeon, dan nama perempuan Midian yang mati terbunuh itu ialah Kozbi binti Zur; Zur itu adalah seorang kepala kaum yaitu puak di Midian.

TUHAN berfirman kepada Musa: "Pinehas, anak Eleazar, anak imam Harun, telah menyurutkan murka-Ku daripada orang Israel, oleh karena ia begitu giat membela kehormatan-Ku di tengah-tengah mereka, sehingga tidaklah Kuhabisi orang Israel dalam cemburu-Ku.

Sebab itu katakanlah: Sesungguhnya Aku berikan kepadanya perjanjian keselamatan yang daripada-Ku untuk menjadi perjanjian mengenai keimaman selama-lamanya bagi dia dan bagi keturunannya, karena ia telah begitu giat membela Allahnya dan telah mengadakan pendamaian bagi orang Israel.

Peristiwa ini dikenang dalam Kitab Mazmur pasal 106:

"Mereka berpaut pada Baal Peor, dan memakan korban-korban sembelihan bagi orang mati. Mereka menyakiti hati-Nya dengan perbuatan mereka, maka timbullah tulah di antara mereka.

Bendera Israel di kota Yerusalem, Israel.
Bendera Israel di kota Yerusalem, Israel. (Tribunnews.com)

Tetapi Pinehas berdiri dan menjalankan hukum, maka berhentilah tulah itu. Hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai jasa turun-temurun, untuk selama-lamanya."

Kitab Bilangan mencatat adanya hubungan antara Bileam dengan peristiwa Baal-Peor

"Bukankah perempuan-perempuan ini, atas nasihat Bileam, menjadi sebabnya orang Israel berubah setia terhadap TUHAN dalam hal Peor, sehingga tulah turun ke antara umat TUHAN."

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Kisah Israel Dihukum oleh Tuhan, 24.000 Orang Mati Mengenaskan, MurkaNya Bangkit.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved