Breaking News:

Sahabat Rasulullah

Jafar bin Abi Thalib, Sahabat Nabi yang Syahid dan Dermawan Sosoknya Sangat Mirip Rasulullah

Jafar bin Abi Thalib dijuluki Abul Masakin yang artinya bapaknya orang-orang miskin. Julukan tersebut karena Jafar bin Abi Thalib sangat dermawan

Penulis: Deddy Rachmawan
Editor: Deddy Rachmawan
pixabay
Kakbah 

Jafar bin Abi Thalib ra merupakan sahabat Nabi yang paling mirip dengan Rasulullah. Ia digelari oleh Rasulullah Si Burung Surga.

TRIBUNJAMBI.COM – Literatur mencatat, setidaknya ada lima orang yang mirip dengan baginda Nabi Muhammad saw.

Siapa saja mereka? dari sejumlah nama, sahabat Nabi Jafar bin Abi Thalib ra merupakan sahabat Nabi yang paling mirip dengan Rasulullah.

Sahabat lainnya adalah Abu Sufyan bin Harits bin Abdul Muthallib, Qutsam Ibnul Abbas bin Abdul Muthallib, Saib bin Ubaid bin Abdi Yazin bin Hasyim, Hasan bin Ali bin Abu Thalib, cucu Rasulullah saw lalu Jafar bin Abi Thalib.

Sahabat yang disebut paling mirip dengan Rasulullah saw itu memiliki beberapa gelar yang diberikan oleh Nabi Muhammad saw.

Jafar bin Abi Thalib dijuluki Abul Masakin yang artinya bapaknya orang-orang miskin. Julukan tersebut karena sahabat Jafar bin Abi Thalib sangat dermawan.

Jafar bin Abi Thalib ra atau Ja’far bin Abi Thalib juga digelari Si Burung Surga.

Beliau adalah sahabat Nabi generasi pertama yang berperan besar dalam membangun nurani kehidupan.
Rasulullah juga memberi julukan kepada Jafar bin Abi Thalib Dzul Janahain atau pemilik dua sayap. Itulah sejumlah gelar Jafar bin Abi Thalib.

Jafar bin Abi Thalib ra adalah sahabat Nabi yang merupakan saudara Ali bin Abi Thalib.

Dalam buku karya Khalid Muhammad Khalid, Biografi 60 Sahabat Rasulullah diceritakan bagaimana keberanian Jafar bin Abi Thalib saat perang Muktah.

Ia terluka parah akibat serangan musuh.

Khalid Muhammad Khalid menulis “Memang benar bahwa selama hidupnya Ja'far adalah orang yang paling dermawan dengan harta. Bahkan, ketika ajalnya tiba, ia menjadi salah seorang syuhada yang paling dermawan dan paling banyak mengorbankan jiwa dan raga”.

Abdullah ibn Umar berkata, "Dalam perang Muktah, aku bersama Jafar bin Abi Thalib, Kami pun mencari dan menemukannya dengan sembilan puluh sekian luka tusukan dan panah.”

Rasulullah pernah berpesan, "Jika Zaid tewas atau cidera, komandan digantikan Jafar bin Abi Thalib. Seandainya Ja’far tewas atau cidera pula, dia digantikan Abdullah bin Rawahah. Dan apabila Abdullah bin Rawahah cidera atau gugur pula, hendaklah kaum muslmin memilih pemimpin/komandan di antara mereka." (*)

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi Khabbab bin Arat, Ahli Pembuat Pedang yang Makamnya Harum

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Zaid bin Tsabit Sang Penghimpun Al-Qur’an

Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Zaid bin Tsabit Berkali-kali Meminta Ikut Perang kepada Rasulullah

Baca juga: Sahabat Nabi, Mushab bin Umair dengan Tenang Menjelaskan Islam kepada Usaid ibn Hudhair yang Marah

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved