Breaking News:

Sahabat Rasulullah

Kisah Sahabat Nabi, Zaid bin Tsabit Berkali-kali Meminta Ikut Perang kepada Rasulullah

Ketika ia dan teman-temannya mendatangi Rasulullah agar diberi izin ikut memanggul senjata, Zaid bin Tsabit belum diizinkan.

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan

Kisah Zaid bin Tsabit, selalu tak lepas dengan kisah penghimpunan dan penyusunan Al-Qur’an. Sosok sahabat Nabi ini memang punya peran penting dalam penyusunan Al-Qur’an.

TRIBUNJAMBI.COM  - Kisah Zaid bin Tsabit, selalu tak lepas dengan kisah penghimpunan dan penyusunan Al-Qur’an.

Sosok sahabat Nabi ini memang punya peran penting dalam penyusunan Al-Qur’an.

Dialah  salah seorang yang telah berjasa kepada umat Islam  sehingga kita bisa dengan mudah membaca mushaf Al-Qur’an seperti sekarang.

Menurut Khalid Muhammad Khalid, peristiwa penghimpunan Al-Qur’an dalam satu mushaf itu tidak pernah dikisahkan, kecuali bersamaan dengan nama sahabat besar ini.

Namun ada kisah lain yang membersamai sahabat Nabi Zaid bin Tsabit ra ini.

Dialah sahabat Nabi yang berkali-kali meminta kepada Rasulullah saw agar diizinkan ikut berperang. Sekalipun Zaid masih remaja.

Khalid Muhammad Khalid mengisahkan dalam bukunya, bahwa Zaid adalah sahabat Anshar dari Madinah.

Saat Rasulullah  datang berhijrah ke Madinah, Zaid bin Tsabit masih berumur sebelas tahun.

Selanjutnya, remaja ini pun masuk Islam bersama keluarganya yang masuk Islam dan mendapat berkah dari doa Rasulullah untuknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved