Breaking News:

Berita Kota Jambi

12 Spesies Ikan di Sungai Batanghari Jambi Terancam, Berikut Ragam Jenisnya

Peneliti Biologi Universitas Jambi (Unja), Tedjo Sukmono menyatakan keberadaan ikan di Sungai Batanghari tengah terancam.

tribunjambi/Monang Widyoko
Ada 12 spesies ikan di Sungai Batanghari masuk dalam kategori mengkhawatirkan. 

12 Spesies Ikan di Sungai Batanghari Jambi Terancam, Berikut Ragam Jenisnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peneliti Biologi Universitas Jambi (Unja), Tedjo Sukmono menyatakan keberadaan ikan di Sungai Batanghari tengah terancam.

Ada 12 spesies ikan di Sungai Batanghari masuk dalam kategori mengkhawatirkan.

Tedjo mengungkapkan, tiga di antaranya adalah masuk dalam status terancam punah (endangered), yakni Arwana Silver, Putak, dan Belida.

Kemudian tiga ikan lainnya seperti Perang Bengkok, Lais Kacadan, dan Sepat Mutiara, masuk dalam status hampir terancam (near threatened).

"Kemudian jenis ikan Kerapu Rawa, Tilan, Flying Fox, Botia masuk dalam risiko rendah (least concern). Terakhir, Radiangus dan Gurami Coklat sudah sulit ditemukan, dan mereka masuk dalam status belum dievaluasi (not evaluate)," terang Tedjo.

Ia menilai kelangkaan ini dikarenakan nilai ekonomis tinggi dan marak diburu. 

"Kelangkaan ini, pertama mungkin karena nilai ekonomis tinggi, sehingga marak diburu. Kedua juga karena habitatnya sedang terancam," katanya, Minggu (2/5/2021). 

Sungai yang memiliki panjang sekitar 800 kilometer itu, kata Tedjo, merupakan habitat bagi ragam ikan air tawar. Hasil penelitian menunjukan ada sekitar 320 spesies ikan hidup di sungai tersebut. 

Namun, kelangsungan habitat itu kian mengkhawatirkan. Aktivitas penambangan membuat sungai tercemar atau memiliki kandungan berbahaya bagi ikan.

Antisipasi Peningkatan Pasien Covid-19 di Jambi, Dinas Kesehatan Tambah Ruang Isolasi

Tandi Kogoya Tewas, Salah Satu Dedengkot KKB Papua Ini Jasadnya Diperlakukan Berbeda oleh Rekannya

Terungkap Target Utama Paket Sate Beracun yang Tewaskan Anak Driver Ojol di Bantul Ternyata Polisi

"Lalu, keberadaan hutan juga mulai berkurang. Sungai Batanghari cenderung lebar, karena abrasi dan sedimen masuk," imbuhnya. (Tribunjambi.com/Widyoko)

Penulis: Monang Widyoko
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved