Berita Sarolangun
Pintu Masuk ke Kabupaten Sarolangun Dijaga Ketat, Penumpang Bersuhu Diatas 37,5 Derajat Diswab
Kasatlantas Polres Sarolangun, AKP Jalil Sidabutar mengatakan bahwa kegiatan pengetatan yang dilakukan telah dimulai sejak tanggal 22 April-6 Mei 2021
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kendaraan angkutan umum maupun pribadi yang masuk melintasi di Jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Sarolangun diperketat penjagaannya Satlantas Polres Sarolangun.
Kasatlantas Polres Sarolangun, AKP Jalil Sidabutar mengatakan bahwa kegiatan pengetatan yang dilakukan telah dimulai sejak tanggal 22 April-6 Mei 2021 nantinya.
"Hari ini kita melakukan kegiatan pra di Desa Sungai Gedang, di depan PJR Singkut," katanya, Senin (26/4/2021).
Lanjutnya, kegiatan yang dilakukan sejak pukul 09.00 WIb itu fokuskan pengawasan terhadap kendaraan yang masuk dari luar ke dalam Kabupaten Sarolangun.
"Lebih kurang ada sekitar 23 kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang hendak mudik dilakukan pemeriksaan," katanya.
Dia menambahkan, bekerjasama dengan dinas kesehatan setempat. Pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap penumpang terutama kendaraan dari luar yang masuk ke Provinsi Jambi.
"Penumpang yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat C diadakan swab atau rapid test. Ada yang membawa hasil rapid testnya sendiri, ada juga yang melakukan rapid di sini," jelasnya.
Untuk personil yang melakukan kegiatan dalam penyekatan tersebut diantaranya 10 orang anggota Polri, 2 orang Dinas Kesehatan dan 4 orang dari Puskesmas Singkut.
Sementara itu, untuk pos penyekatan perbatasan antara Singkut Sarolangun dan Sumatera Selatan (Sumsel) masih tampak belum didirikan.
"Saat ini belum, nanti kita koordinasikan dulu dengan ketua gugus tugas. Kita cari tempat yang strategis," ungkapnya.
Dalam kegiatan itu juga diakui Kasat, tidak terdapat kendaraan yang diputar balikkan. Sedangkan situasi kamseltibcarlantas dalam keadaan aman, tertib terkendali.
Baca juga: Kapan Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka? Berapa Kuota Penerimaannya?
Baca juga: Keluarga Besar Klaster Covid-19 di Selincah Kesulitan Penuhi Kebutuhan Karena Dihindari Orang
Baca juga: Penerapan Prokes Masih Lemah, Satpol PP dan Koramil di Tebo Kembali Turun ke Jalan