Berita Kota Jambi
Sampah di Kota Jambi Saat Bulan Ramadhan Hanya Meningkat 5 Persen
Saat bulan Ramadhan sampah di Kota Jambi mengalami peningkatan. Meningkat dari hari-hari biasa sebelum bulan Ramadhan.
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rahimin
Sampah di Kota Jambi Saat Bulan Ramadhan Hanya Meningkat 5 Persen
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat bulan Ramadhan sampah di Kota Jambi mengalami peningkatan.
Namun, peningkatan sampah tersebut tidaklah mengalami peningkatan yang signifikan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Ardi menyampaikan peningkatan sampah hanya meningkat 5 persen dari hari-hari biasa sebelum bulan Ramadhan.
Dirinya berujar, hal ini dipengaruhi oleh pasar bedug di Kota Jambi tidak buka. Tidak heran, peningkatan sampah di Kota Jambi tidak signifikan.
Katanya, sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Jambi, kini rata-rata mencapai 330 ton dalam satu hari.
"Kalau bulan Ramadhan yang tidak ada pandemi Covid-19, sampah meningkatkan 15 sampai 20 persen dalam satu hari. Kalau tahun ini, cuma 5 persen meningkat," ungkapnya, Jumat (23/4/2021).
"Karena itu, proses penanganan sampah dalam ramadan kali ini, tidaklah sulit. Efektivitas pengangkutan sampah pada ramadan tahun ini sama seperti hari biasa," sambungnya.
Sampah yang dihasilkan di Kota Jambi bakal sampai di TPA Talang Gulo Sanitary Landfill sebagai perhentian akhir. Ada 77 tenaga kerja yang mengelola sampah di sana
• Tingkatkan Operasi Yustisi Covid-19 Pemkab Batanghari Upayakan Ada Efek Jera Bagi Pelanggar
• Siswa SMA Disandera dan Dicabuli Janda 3 Hari 3 Malam, Ayah Korban Sebut Masa Depan Anaknya Hancur
• Sule Emosi Rumah Tangganya Selalui Diusik, Suami Nathalie Holscher Curhat Soal Ini: Itu Resiko!
TPA Talang Gulo Sanitary Landfill sendiri, kata Ardi, masih belum menghasilkan tenaga listrik. Saat ini, daya listrik tambahan di TPA Talang Gulo masih berasal dari pengelolaan sampah di TPA yang lama.
"Kalau sampah yang di Sanitary Landfill, belum diolah menjadi tenaga. Yang bisa dimanfaatkan itu adalah gas bio metan yang dihasilkan dari TPA yang lama," pungkasnya.(Tribunjambi.com/Widyoko)