Breaking News:

Berita Batanghari

Pelaku PETI di Desa Sungai Ruan Ilir Tetap Beraktivitas Walau Sudah Pernah Ditertibkan Aparat

Aksi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Sungai Ruan Ilir Kecamatan Maro Sebo Ulu ternyata pernah ditertibkan oleh

tribunjambi/musawira
Penambangan emas tanpa izin di Desa Sungai Ruan Ilir. Pelaku PETI di Desa Sungai Ruan Ilir Tetap Beraktivitas Walau Sudah Pernah Ditertibkan Aparat 

Pelaku PETI di Desa Sungai Ruan Ilir Tetap Beraktivitas Walau Sudah Pernah Ditertibkan Aparat

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Aksi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Sungai Ruan Ilir Kecamatan Maro Sebo Ulu ternyata pernah ditertibkan oleh camat dan kepolisian setempat.

Camat Maro Sebo Ulu Budimansyah mengatakan, pihak kecamatan pernah diminta menghadiri rapat untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, sekira Februari lalu.

“Tapi aktivitas itu tetap saja masih beroperasi. Harus ada penegakan hukum dari kepolisian untuk mengatasi hal ini,” kata Budimansyah selaku Camat Maro Sebo Ulu, Jumat (23/4/2021).

Kegiatan itu sama sekali tidak dibenarkan,  pihaknya sudah pernah bertemu pemilik mesin dompeng dan masyarakat Desa Sungai Ruan Ilir untuk memberikan pengarahan kalau kegiatan itu melawan hukum.

“Kita pernah menyosialisasikan terkait sanksi hukum dan kita berikan pengarahan waktu itu kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek Maro Sebo Ulu Iptu Heri Triyanto mengatakan, bersama camat, pemerintah desa dan masyarakat sudah diberikan sosialisasi.

“Disaat rapat sudah kita sosialisasikan ada juga surat pernyataan yang ditandatangani masyarakat,” kata Kapolsek Maro Sebo Ulu.

Terkait pengaduan dari masyarakat saat ini, pihaknya belum menerima pengaduan itu.

Pihak kepolisian pernah turun ke lokasi, memang ditemukan ada tiga rakitan tanpa mesin dompeng yang akan beraktivitas

Cegah Arus Mudik Pemkab Tebo Bentuk Posko Penyekatan di Sejumlah Titik Perbatasan

Tokoh Masyarakat Sesalkan Aktivitas PETI di Desa Sungai Ruan Ilir Sangat Merugikan Masyarakat

Politisi Gerindra: KPK Harus Dibubarkan, Sudah Jadi Sarang Ular Anaconda

“Waktu itu saya lihat, memang ada rakitan dompeng tapi itu belum beraktivitas baru rencana dan kita larang melakukan aktivitas itu,“ katanya

”Jelasnya kita lakukan upaya preeventif dan melarang aktivitas itu karena dapat merusak alam, dan kita selidikin lagi atas informasi ini,” pungkasnya.

Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved