Kejamnya Maniur Sihotang, Rina Diikat Pakai Rantai Anjing, Anak Pacar Dilempar dari Loteng

Pria bernama Maniur Sihotang di Medan ternyata tidak hanya menganiaya pacarnya, Rina Simanungkalit

Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNMEDAN/IST/KOLASE
Rina Simanungkalit, Sihar Simanungkalit (ayah korba), dan Maniur Sihotang (tersangka penyiksaan) 

TRIBUNJAMBI.COM, MEDAN - Pria bernama Maniur Sihotang di Medan ternyata tidak hanya menganiaya pacarnya, Rina Simanungkalit (33).

Maniur juga pernah menganiaya anak Rina yang masih berusia 8 tahun, dengan melempar anak itu dari loteng rumah.

Sementara penganiayaan kepada Rina Simanungkalitm, sebagaimana diberitakan sebelumnya, disekap selama tiga hari, diikat pakai rantai anjing, hingga ditendang dan tak dikasih makan.

Kisah kekejaman Maniur kepada Rita dan bocah itu diungkapkan oleh Sihar Simanungkalit, Jumat (23/4/2021).

Sihar merupakan ayah dari Rita, kakek dari bocah yang dilempar dari loteng itu.

Peristiwa penganiayaan kepada cucunya itu, kata Sihar, terjadi Februari lalu, di rumah pelaku di Jalan Tangguk Bongkar, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Medan Area, Kota Medan.

Mengapa Maniur sampai tega melempar seorang bocah dari loteng rumah?

Sihar menduga hal itu dilakukan pelaku supaya Rina tunduk kepadanya, demi keselamatan anak tersebut.

Baca juga: Gara-gara Pungli Rp 50 Ribu, Bobby Nasution Akhirnya Copot Jabatan Lurah, Bukti Video Rekaman

Baca juga: Oksigen Tinggal Beberapa Jam Lagi, Ini Update Terbaru KRI Naggala-402 yang Hilang Kontak

Baca juga: Sihar Ungkap Penyiksaan Sadis Maniur Sihotang Kepada Rina Simanungkalit: Diikat Pakai Rantai Anjing

"Supaya mamaknya dapat, anaknya dibuat begiut, anak kecil disiksa,” tutur Sihar.

Dia mengatakan kasus penyiksaan kepada cucunya itu pernah ditangani Komnas HAM, tapi akhirnya Rina berdamai, karena diancam anaknya akan dibunuh.

Rina juga sudah diingatkan ayahnya supaya jangan lagi berhubungan dengan pelaku.

Namun, ungkap Sihar, anaknya itu ketakutan bila menjauh, karena khawatir anaknya yang akan jadi tumbalnya.

Ia menyebutkan bahwa dirinya sempat tak percaya bahwa anaknya yang dianiaya oleh pelaku.

Kesaksian Tetangga

Tetangga di sekitar lokasi penyiksaan dengan korban Rina Simanungkalit, mengakui sering mendengar suara jeritan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved