Breaking News:

LIPUTAN KHUSUS

Kasihan, Belasan Bayi di Desa Pungut Mudik Jambi Disinyalir Kehabisan Susu, Imbas Di-lockdown

Kisah menyedihkan terdengar dari Desa Pungut Mudik, yang termasuk desa paling pinggir di Kabupaten Kerinci.

Tribun Jambi
Tribun Jambi Edisi 22 April 2021 

Ia mengaku ingin sekali pergi membeli susu untuk anaknya, namun terkendala diberlakukannya lockdown.

Warga setempat dilarang keluar kampung sebelum ada petunjuk dari Satgas Covid-19.

"Yang sangat mendesak saat ini adalah kebutuhan susu formula untuk bayi kami. Sebab untuk susu bayi kami hanya bisa membelinya ke Sungai Penuh, tapi kini kami dilarang untuk keluar desa," keluhnya.

Untuk itu, ujarnya, warga sangat berharap pemerintah bisa segera mencari solusi. Apalagi kebutuhan pokok di tengah bulan Ramadan sangat banyak.

"Kalau untuk beras mungkin masih ada stok, tapi susu bayi memang harus dibeli keluar," harapnya.

Belum Dapat Laporan

Sampai kemarin sore, warga Desa Pungut mudik belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Camat Air Hangat Timur, Armen, mengatakan sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan adanya keluhan dari masyarakat Desa Pungut Mudik saat lockdown diberlakukan.

"Kalau bantuan dari pemerintah yang diberikan melalui kecamatan sejauh ini memang belum ada. Entah kalau diberikan langsung ke masyarakat tidak melalui kami," jelasnya.

Sementara itu Pj Sekda Kerinci, Asraf, belum bisa memberikan komentar terkait hal tersebut.

Halaman
1234
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved