Breaking News:

LIPUTAN KHUSUS

Kasihan, Belasan Bayi di Desa Pungut Mudik Jambi Disinyalir Kehabisan Susu, Imbas Di-lockdown

Kisah menyedihkan terdengar dari Desa Pungut Mudik, yang termasuk desa paling pinggir di Kabupaten Kerinci.

Tribun Jambi
Tribun Jambi Edisi 22 April 2021 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kisah menyedihkan terdengar dari Desa Pungut Mudik, yang termasuk desa paling pinggir di Kabupaten Kerinci.

Informasi warga, disinyalir belasan bayi di sana terancam kehabisan persediaan susu lantaran desa di-lockdown setelah 32 warga terkena Covid-19.

Peristiwa berawal pada 19 April 2021. Desa Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, diberlakukan lockdown.

Warga tidak diperbolehkan keluar-masuk desa karena daerah itu dinyatakan sebagai zona merah.

Memasuki hari ketiga lockdown, kebutuhan pokok warga mulai menipis, sementara bantuan dari pemerintah daerah belum didapatkan warga. Kondisi itu diakui warga Desa Pungut Mudik.

Seorang warga, saat dihubungi Tribun Jambi via telepon seluler pada Rabu (21/4), mengatakan warga Desa Pungut Mudik sangat mematuhi instruksi pemerintah untuk lockdown.

“Kami dilarang meninggalkan desa, tapi secuil bantuan sama sekali belum kami terima sejak dinyatakan lockdown dua hari lalu. Padahal kita semua tahu kebutuhan harus dibeli di luar desa kami," ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.

Sejauh ini, untuk makan dan kebutuhan lain, warga masih mengandalkan persediaan yang ada. Namun, persediaan sembako semakin menipis.

"Sebelumnya ada bantuan lima karung beras, namun itu hanya untuk 32 orang yang sebelumnya telah dinyatakan positif dari hasil swab PCR satu minggu yang lalu," ucapnya.

Desa Pungut Mudik wilayahnya jauh dari keramaian. Jarak dengan desa lainnya cukup jauh. Wilayah ini termasuk desa terpencil di Kerinci, tapi akses jalan lancar. Desa terdekat adalah Desa Renah Pemetik yang merupakan desa paling ujung di Kerinci.

Halaman
1234
Editor: Edmundus Duanto AS
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved