Gagal Gandakan Uang Rp 140 Juta, Wanita Ini Tewas di Tangan Guru Agama yang Dikenalnya
Seorang wanita tewas dikamar, dia dibunuh oleh seorang pria yang berprofesi sebagai guru agama, setelah upaya menggadakan uang gagal.
Sepengetahuan korban, pelaku bisa menggandakan uang.

"Mereka ini sudah kenal sejak dua bulan yang lalu.
Kebetulan korban merupakan seorang penagih uang arisan dan tabungan.
Uang tersebut sudah tidak ada akibat dipinjamkan oleh korban ke orang lain dan belum juga dikembalikan sedangkan uang itu diminta untuk persiapan lebaran oleh orang-orang," kata Ferdy dalam konferensi pers di Mapolres, Selasa (20/4/2021).
Pelaku diminta untuk melakukan penggandaan uang di kamar korban, tapi gagal.
Namun, korban tetap memaksa pelaku untuk menggandakan uang tersebut bagaimanapun caranya.
Selain itu korban juga mengancam akan berteriak bila uang sebesar Rp 140 juta itu tidak bisa digandakan.
"Karena panik, akhirnya pelaku menjerat leher korban dengan kerudung milik korban hingga tewas.
Setelahnya, MA kabur dengan membawa uang beserta handphone korban. MA adalah guru agama," ujar Kapolres.
MA mengaku menyesal dan bersedia bertanggung jawab.
"Saya sangat menyesal. Saya gelap mata saat korban hendak berteriak.

Uangnya pun saya tidak tahu berapa jumlahnya karena langsung saya bawa lari dan diletakkan di jok sepeda motor," kata MA.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP jo Pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke 1e, ayat (3) KUHP dengan acaman 15 tahun penjara.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso menjelaskan, dari hasil otopsi ditemukan beberapa luka di tubuh korban.
Mulai bekas cekikan di leher dan lebam di pipi yang kemungkinan bekas pukulan.
Darah keluar dari telinga diduga karena kehabisan napas di mana pembuluh darah korban pecah.
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Gagal Gandakan Uang Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Bunuh Seorang Wanita, Jerat Leher Pakai Kerudung.