Gagal Gandakan Uang Rp 140 Juta, Wanita Ini Tewas di Tangan Guru Agama yang Dikenalnya

Seorang wanita tewas dikamar, dia dibunuh oleh seorang pria yang berprofesi sebagai guru agama, setelah upaya menggadakan uang gagal.

Editor: Teguh Suprayitno
LENSAINDONESIA.COM
Ilustrasi-seorang perempuan tewas 

Baru Kenal Dua Bulan, Wanita Ini Tewas di Tangan Guru Agama Setelah Gagal Gandakan Uang Rp 140 Juta

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang wanita tewas dikamar, dia dibunuh oleh seorang pria yang berprofesi sebagai guru agama, setelah upaya menggadakan uang gagal.

Diketahui pria itu berinisial MA (43) dan korban adalah JH (45) warga Desa Asembagus Lor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Kapolres AKBP Ferdy Irawan mengatakan, pembunuhan terjadi pada pada Kamis (15/4/2021).

Korban tewas di kamar dan ditemukan oleh keponakannya.

Awalnya keponakan korban curiga setelah mendengar suara aneh dari kamar korban.

Baca juga: Cemburu Buta, Penjual Buah Kalap Tusuk Leher Istrinya hingga Tewas Demi Allah Saya Tidak Ada Niat

Di bagian tubuh JH ditemukan luka lebam serta mulut dan telinga mengeluarkan darah.

Polisi yang mendapatkan laporan kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan petunjuk bahwa pembunuh JH adalah MA.

MA (kiri) mengenakan baju tahanan Polres Probolinggo.
MA (kiri) mengenakan baju tahanan Polres Probolinggo. (KOMPAS.com/A. Faisol)

Saat diperiksa ternyata korban sudah tidak bernyawa.

MA ditangkap di sebuah warung yang tak jauh dr rumah kontrakannya di Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton, Sabtu (17/4/2021).

Kepada polisi, MA mengakui bahwa dia telah membunuh JH.

Motif sementara pembunuhan adalah akibat gagal menggandakan uang.

Kronologi

Ferdy menjelaskan, dari keterangan MA, dia dan JH telah mengenal sejak dua bulan lalu.

Baca juga: Bripka HSW Ditangkap TNI-Polri Dicurigai Jual Amunisi ke KKB Papua, Begini Nasibnya Kini 

Pada hari tewasnya JH, korban meminta MA untuk datang ke rumahnya. JH meminta agar MA menggandakan uang miliknya.

Sepengetahuan korban, pelaku bisa menggandakan uang.

Ilustrasi uang
Ilustrasi uang ((Dok. HaloMoney.co.id))

"Mereka ini sudah kenal sejak dua bulan yang lalu.

Kebetulan korban merupakan seorang penagih uang arisan dan tabungan.

Uang tersebut sudah tidak ada akibat dipinjamkan oleh korban ke orang lain dan belum juga dikembalikan sedangkan uang itu diminta untuk persiapan lebaran oleh orang-orang," kata Ferdy dalam konferensi pers di Mapolres, Selasa (20/4/2021).

Pelaku diminta untuk melakukan penggandaan uang di kamar korban, tapi gagal.

Namun, korban tetap memaksa pelaku untuk menggandakan uang tersebut bagaimanapun caranya.

Selain itu korban juga mengancam akan berteriak bila uang sebesar Rp 140 juta itu tidak bisa digandakan.

"Karena panik, akhirnya pelaku menjerat leher korban dengan kerudung milik korban hingga tewas.

Setelahnya, MA kabur dengan membawa uang beserta handphone korban. MA adalah guru agama," ujar Kapolres.

MA mengaku menyesal dan bersedia bertanggung jawab.

"Saya sangat menyesal. Saya gelap mata saat korban hendak berteriak.

Ilustrasi
Ilustrasi (LENSAINDONESIA.COM)

Uangnya pun saya tidak tahu berapa jumlahnya karena langsung saya bawa lari dan diletakkan di jok sepeda motor," kata MA.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP jo Pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke 1e, ayat (3) KUHP dengan acaman 15 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riski Santoso menjelaskan, dari hasil otopsi ditemukan beberapa luka di tubuh korban.

Mulai bekas cekikan di leher dan lebam di pipi yang kemungkinan bekas pukulan.

Darah keluar dari telinga diduga karena kehabisan napas di mana pembuluh darah korban pecah.

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Gagal Gandakan Uang Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Bunuh Seorang Wanita, Jerat Leher Pakai Kerudung.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved