Breaking News:

Cemburu Buta, Penjual Buah Kalap Tusuk Leher Istrinya hingga Tewas 'Demi Allah Saya Tidak Ada Niat'

Muhammad Ali Asgar (30), warga Lingkungan Moncok Karya, Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram hanya bisa menyesali perbuatannya.

Editor: Teguh Suprayitno
TribunLombok.com/Sirtupillaili
KORBAN: Hj Faridah, ibu korban menunjukkan foto Halimatulsadiah, wanita yang tewas ditusuk sang suami, Senin (19/4/2021). 

Cemburu Buta, Penjual Buah Kalap Tusuk Leher Istrinya hingga Tewas 'Demi Allah Saya Tidak Ada Niat'

TRIBUNJAMBI.COM, MATARAM – Muhammad Ali Asgar (30), warga Lingkungan Moncok Karya, Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram hanya bisa menyesali perbuatannya.

Kini ia terancam hukuman penjara 15 tahun setelah menusuk leher istrinya hingga tewas.

Pria yang sehari-hari berjualan buah ini menjadi tersangka kasus pembunungan Halimatulsadiah (29), istrinya sendiri.

Di hadapan wartawan dan polisi, Asgar telah mengakui perbuatannya. 

Dia menusuk leher istrinya menggunakan pisau hingga menyebabkan Halimatulsadiah tewas, Sabtu (17/4/2021), 01.00 Wita, dini hari.

Atas perbuatannya, Asgar meminta maaf kepada semua keluarga.

Baca juga: Gadis 15 Tahun Dipaksa Pacar Layani Pria Lain, Sehari 5 Kali Naik Ranjang,Kini Idap Penyakit Kelamin

Baca juga: Direkam, ISIS Eksekusi Mati Penganut Kristen Koptik di Mesir: Ini Harga yang Harus Kalian Bayar!

Dia mengaku benar-benar tidak sengaja melakukan itu.

”Saya tidak punya rencana membunuh istri sendiri, demi Allah tidak ada niat,” katanya lagi, di markas Polresta Mataram, Senin (19/4/2021).

Meski telah meminta maaf, kepolisian tetap memproses kasus tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved