Breaking News:

Berita Nasional

JADI DPO Polri, Jozeph Paul Zhang Bakal Segera Diburu, Kabareskrim: Tak Ada Pencabutan WNI Atas JPZ

Namun kabar itu dipatahkan langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto yang mengatakan Jozeph Paul Zhang masih berkewarganegaraan

Istimewa
Komjen Pol Agus Andrianto. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pernyataan Jozeph Paul Zhang, soal dirinya sudah berpindah kewarganegaraan.

Sehingga proses hukum yang akan diikutinya tidak mengikuti cara hukuman Indonesia melainkan Eropa.

Namun kabar itu dipatahkan langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto yang mengatakan Jozeph Paul Zhang masih berkewarganegaraan Indonesia.

Bahkan, sejak pertama kali meninggalkan Indonesia, menurut Agus, tak ada permohonan pencabutan WNI dari yang diajukan oleh Jozeph Paul Zhang.

"Sejak 2017-2021, tidak ada pengajuan pencabutan kewarganegaraan atas nama JPZ," kata Agus dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Jozeph Paul Zhang
Jozeph Paul Zhang (Capture/Youtube/Jozeph Paul Zhang)

Di sisi lain, Agus pun menyampaikan penyidik Polri telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan Jozeph Paul Zhang sebagai pelaku atau buron dalam kasus ini.

"Alat bukti sudah cukup, penyidikan sudah dilakukan, pelaku jelas, kalau sedang di luar negeri ya kita terbitkan Daftar Pencarian Orang," jelas dia.

Lebih lanjut, Agus juga menyampaikan pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional Polri untuk menerbitkan red notice terhadap Jozeph Paul Zhang.

"Kita koordinasikan dengan Hubinter untuk kelanjutan penerbitan Red notice. Apakah nanti lolos kajian interpol," pungkasnya.

Baca juga: Jozeph Paul Zhang Bisa Ditangkap, Kabareskrim Ungkap Tersangka Masih Berkewarganegaraan Indonesia

Baca juga: Jozeph Paul Zhang Tersangka Penistaan Agama Kini Statusnya Bukan WNI: Saya Ditentukan Hukum Eropa

Baca juga: Jozeph Paul Zhang Semakin Tertekan Setelah Diburu Muslim Sedunia: Sudah Jangan Membahas Masalah itu

Jozeph Paul Zhang Ngaku Jadi Nabi ke-26

Halaman
1234
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved