Breaking News:

Kisruh PKB

PKB Gaduh, Kursi Cak Imin Digoyang Ratusan Kader PKB, Mirip AHY dan Moeldoko

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah gaduh, kursi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin digoyang kader di daerah.

Editor: Teguh Suprayitno
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kepemimpinan Muhaimin Iskandar Alias Cak Imin di PKB kini tengah digoyang kader di daerah. 

"Kita ingin menyelamatkan PKB. Cak Imin ibarat tuhan yang menentukan semua, tidak mendengarkan aspirasi dari arus bawah," ucap Andi.

Baca juga: Cak Imin Buat Kader PKB Panas, Mantan Wabup Karawang Siap Lakukan KLB Saya Dipermalukan!

Baca juga: Rusia Peringatkan Turki Tak Ikut Campur Konflik di Ukraina, Erdogan Tak Gentar Malah Bilang Begini

Andi menyebut sudah ada komunikasi dengan petinggi PKB di tingkat pusat untuk MLB tersebut.

"Sudah berjalan dengan orang DPP. DPP menyarankan kalau menurut saudara tidak sesuai kebatinan pendiri PKB silakan. Mereka memberikan jalan. Tergantung bagaimana PAC, DPC," sambungnya.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Jakarta Ujang Komarudin mengatakan desakan Muktamar Luar Biasa (MLB) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) muncul lantaran kekecewaan lawan politik Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di internal partai.

Isu MLB tengah hangat dibicarakan di internal PKB. Ujang melihat gejolak-gejolak MLB sedang dipersiapkan oleh lawan-lawan politik Cak Imin di internal PKB."Jadi isu itu tidak akan muncul jika tidak ada gerakan-gerakan itu," ujar Ujang .

Ujang mengatakan kelompok yang hendak melengserkan Cak Imin, harus memiliki kekuatan yang lebih besar.

Terutama dengan meyakinkan para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang notabenenya adalah pemilik suara."

Karena kalau melakukan perlawanan tapi tidak kuat itu akan merepotkan mereka begitu," ucap Ujang.

Ujang melihat beberapa faktor, hingga muncul upaya 'kudeta' di antaranya lantaran sejarah kisruh dualisme kepengurusan PKB yang melibatkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan Cak Imin.

Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Kompas/Totok Wijayanto)

"Faktornya pertama tentu Cak Imin dulu menang dari Gus Dur juga dianggap mengkudeta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved