Breaking News:

Berita Sarolangun

Lintas Organisasi Mahasiswa Sarolangun Sebut Puluhan Alat Ekskavator Masih Menambang Emas di Limun

Kordinator umum OKP Sarolangun Fadhil Khusair mengatakan instansi terkait harus segera bertindak mencarikan solusi terbaik mengatasi permasalahan

TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Aliansi mahasiswa dari berbagai organisasi seperti HMI, PMII, IMM, Himali serta Karang Taruna kecewa atas absennya anggota DPRD Kabupaten Sarolangun dalam audiensi pembahasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) lingkup Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN -Pasca orasi yang dilakukan lintas organisasi mahasiswa Sarolangun mengaku telah mengantongi bukti puluhan alat berat beroperasi untuk Penambangan emas tampa izin di wilayah Sarolangun.

Kordinator umum OKP Sarolangun Fadhil Khusair mengatakan instansi terkait harus segera bertindak mencarikan solusi terbaik mengatasi permasalahan tersebut.

"Sudah, kami rasa secara aksi dan orasi kami menunjukkan bahwa benar adanya aktivitas puluhan alat berat beraktivitas diwilayah sungai Limun maupun sungai Sifa," ujar Fadhil setelah melakukan audiensi di Kesbangpol, Kamis (8/4/2021).

Beragam upaya sekaligus pengungkapan bukti-bukti akan dilakukan mahasiswa dalam pemberantasan aktivitas melanggar hukum itu.

"Secara tertulis belum, tapi kami jelas secara investigasi dilapangan kami punya bukti konkrit," tambahnya.

Kepala bagian operasional Polres Sarolangun Kompol Bastari melanjutkan bahwa sampai kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.

"Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan namun hasilnya belum disampaikan ke kita dan seperti anggota dilapangan tetap melakukan penyelidikan," katanya.

Dia mengaku seperti halnya tugas pokok Polri dalam undang-undang, hampir setiap hari anggota di jajarannya melakukan pemantauan di lapangan.

Disinggung mengenai kebenaran puluhan alat berat beroperasi untuk PETI, Bastari mengaku apapun hasilnya nanti akan dijelaskan oleh pembuat kebijakan.

"Saya tidak berbicara itu yang jelas apapun hasilnya akan disampaikan sebagai fungsi pembuat kebijakan untuk melaksanakan kegiatan," tutupnya.

Baca berita lain tentang Sarolangun

Baca juga: Apa Itu Angin Puting Beliung? Pusaran Angin yang Sebabkan Ratusan Bangunan Rusak di Batanghari

Baca juga: Alasan Pegawai KPK Colong Emas 1,9 Kg Hasil Rampasan KPK Bikin Geleng-geleng Kepala dan Bikin Malu

Baca juga: Satu Anggota DPRD Sarolangun Tak Hadiri Pembahasan PETI Picu Kekecewaan Aliansi Mahasiswa

Penulis: Rifani Halim
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved