Breaking News:

Berita Kota Jambi

Pengelola Pasar Angso Duo Menunggak Pembayaran Ke Pemprov Jambi, Diberi Waktu Melunasi Hingga Juli

Pengelola Pasar Angso Duo baru PT. Era Guna Bumi Nusa (EBN) dinyatakan menunggak kewajiban membayar kontribusi kerjasama BOT

TRIBUN JAMBI
Perwakilan PT EBN yang datang menanggapi protes pedagang Pasar Angso Duo Baru beberapa waktu lalu 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengelola Pasar Angso Duo baru PT. Era Guna Bumi Nusa (EBN) dinyatakan menunggak kewajiban membayar kontribusi kerjasama BOT (Bangun, Guna, Serah) sebesar Rp 10 Miliar kepada Pemprov Jambi. 

Surat peringatan pun telah dilayangkan Pemprov Jambi kepada PT EBN dengan memberi jangka waktu hingga Juli. Jika tidak melunasi maka pihak Pemprov Jambi akan mengambilalih pengelolaan pasar Angso Duo secara sepihak.

Surat Peringatan 1 (SP1), SP2 dan terakhir dengan SP3 tertanggal 9 Februari 2021 serta ditindaklanjuti dengan surat Sekretaris Daerah tertanggal 3 maret 2021 tentang tagihan atas kewajiban PT. EBN. 

Hal itu ditegaskan oleh Pj Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni saat menjawab pemandangan umum praksi terhadap LKPJ Gubernur dalam rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin siang (5/3/2021).

"Sesuai perjanjian antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan PT. EBN apabila setelah 120 hari SP3 dan kontribusinya belum dibayarkan maka Pemerintah Provinsi Jambi dapat mengambil alih Pengelolaan Pasar Angso Duo secara sepihak dan untuk hal ini kami akan 
sangat hati-hati dengan terlebih dahulu 
berkoordinasi dengan jaksa pengacara negara dari pihak Kejaksaan Tinggi Jambi," kata Bu Nunung panggilan akrabnya.

Dalam surat Nomor S-503/BAKEUDA/3.2/III/2021 tertanggal 3 Maret 2021 diketahui bahwa PT EBN hingga 28 Februari 2021 tidak menyetorkan kewajiban kontribusi mulai dari tambahan uang muka kontruksi, pembayaran tahap konstruksi, lalu pembayaran Pengelolaan Tahap 1, Pengelolaan Tahap 2, hingga Pembayaran Pengelolaan Tahap ke 3. Total kontribusi yang harus dibayar sejumlah Rp10.547.041.900.

Sekda Provinsi Jambi Sudirman menambahkan, surat SP3 Pemprov Jambi sudah dibalas oleh pihak EBN yang meminta duduk bersama. Namun Pemprov merespon permintaan duduk bersama dari EBN tersebut dengan syarat setelah semua hutang tersebut dibayar lunas dulu.

"EBN meyakini mereka bisa membayar tunggakan mereka," sebut Sekda. 

Dikatakan Sekda, alasan dari pihak EBN menunggak pembayaran BOT karena dampak pandemi covid-19 dan lain-lain. "Tapi kan sudah cukup lama itu," imbuhnya.

Sudirman pun menyebut, jika seandainya kontar EMB benar-benar diputus, maka pengelolaan pasar Angso Duo tersebut bisa saja diambil alih oleh BUMD Provinsi Jambi atau dikerjasamakan lagi dengan pihak ketiga yang mampu.

Baca berita lain terkait PT EBN

Baca juga: 121 Koperasi di Bungo Mati Suri, Mereka Terancam tidak Bisa Menerima Bantuan

Baca juga: 121 Koperasi di Bungo Mati Suri Sementara 20 Dibekukan

Baca juga: Detik-detik Dramatis Penangkapan Kurir Sabu 2 Kg di Jambi, Belasan Tembakan Dikeluarkan

Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved