Breaking News:

Nasib Pengemudi Fortuner yang Acungkan Pistol Kini Telah Ditahan Polisi, Terancam Hukuman Mati

Pengemudi Fortuner yang menodongkan senjata di daerah Duren Sawit kini harus merasakan pahitnya tinggal di penjara bahkan ia terancam hukuman mati.

Tribun Jakarta
Korban mobil Fortuner yang ditodong pistol di Duren Sawit, Jakarta Timur datang ke Mapolrestro Jakarta Timur, Jumat (2/4/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA -  Pengemudi Fortuner yang menodongkan senjata di daerah Duren Sawit kini harus merasakan pahitnya tinggal di penjara.

Aksi Muhammad Farid Andika (MFA), pengemudi Fortuner telah ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan senjata api.

Bahkan, kini MFA juga terancam hukuman mati atas penyalahgunaan senjata api jenis Air Gun tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penetapan tersangka ini adalah hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dikutip dari Otomotifnet, saat ini tersangka MFA sudah ditahan.

Bos start up Restock ini dijerat dengan Undang-undang (UU) Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata.

Baca juga: Polisi Akui Perbakin Tak Pernah Terbitkan Kartu Anggota Pengemudi Fortuner Arogan

Pada Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI No. 12 tertulis, yang menguasai dan membawa senjata api dihukum dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara maksimal 20 tahun.

“Penyidik sedang mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap yang bersangkutan," ujar Yusri Yunus dalam keterangan tertulis (3/4/2021).

Sementara penggunaan airsoft gun, yang dipakai MFA untuk mengancam pengguna jalan, diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap Kapolri) Nomor 8 Tahun 2012.

Dalam Perkap itu dijelaskan bahwa airsoft gun hanya digunakan untuk olahraga menembak dan dipakai hanya di lokasi pertandingan dan latihan.

Halaman
1234
Editor: Rohmayana
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved