Kasus Siswa SMAN 7 Dibacok
Sahrul Romadhon Siswa SMAN 7 Kota Jambi Tewas Akibat Dibacok, Dua Pelaku Telah Ditangkap
Seorang siswa SMAN 7 Kota Jambi, Sahrul Romadhon, dibacok saat perjalanan pulang. Pelaku yang membacok sahrul sudah ditangkap polisi.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang siswa SMAN 7 Kota Jambi, Sahrul Romadhon, dibacok saat perjalanan pulang, Senin (29/3/2021) malam.
Luka parah akibat penganiayaan tersebut membuat Sahrul Romadhon meninggal dunia pada Kamis 1 April 2021.
Pria yang tinggal di Kelurahan Olak Kemang, Kota Jambi sempat mengalami perawatan intensif di RSUD Raden Mattaher.
Pembacokan ini berawal dari ribut antar supporter tim futsal yang bertanding di GOR Kota Baru, Kota Jambi, Provinsi Jambi.
Keributan di dalam GOR yang sudah sempat mereda itu ternyata berlanjut ke luar arena.
Hingga akhirnya saat perjalanan pulang menggunakan sepeda motor, rombongan Sahrul dikejar oleh supporter lawan yang kalan di pertandingan futsal itu.
Sahrul tertinggal dari rombongan hingga akhirnya menjadi bulan-bulanan setidaknya oleh lima orang pelajar.
Pada Sabtu 3 April 2021, dua orang pelaku pembacokan pada Sahrul berhasil diringkus polisi.
Dari data yang dihimpun tribun, dua pelaku tersebut berinisial MZ (16) dan MA (16).
Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres membenarkan pihaknya telah menangkap tersangka.
Namun ia menjelaskan, kasus itu ditangani langsung oleh Polsek Telanaipura.
"Iya sudah di tangkap, langsung ke Polsek Telanaipura aja ya," kata Handres, Sabtu (3/4/2021).
Sementara itu, Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra belum memberi komentar lebih terkait penangkapan tersebut.
Baca juga: Siswa SMAN 7 Kota Jambi Jadi Korban Penganiayaan Kadisdik Provinsi Jambi Turun Tangan
Baca juga: BREAKING NEWS: Pelaku Pembacokan Siswa SMAN 7 Kota Jambi hingga Tewas Ditangkap Polisi
Saat dikonfirmasi, ia mengatakan penyidik masih melakukan proses terkait kasus tersebut.
"Masih Proses," kata Yumika singkat.