Istri Terduga Teroris di Banyumas Debat dengan Densus 88, Bahas Soal Uang Jualan Herbal dan Buah

Istri terduga teroris yang ditangkap di Yogyakarta, Siti Qonaah berharap agar suaminya dibebaskan jika memang tidak terbukti terlibat jaringan teroris

Editor: Rohmayana
ist
Rumah terduga teroris di Jalan Kenanga, RT 9 RW 2, Kelurahan Sumampir, Purwokerto Utara, Banyumas, pada Jumat (2/4/2021). 

"Uang itu murni hasil jualan herbal dan gula merah.

Baca juga: VIDEO: Terduga Teroris yang Tewas di Mabes Polri Ternyata Mahasiswa Drop Out

Saya berdebat, karena itu murni keringat saya, akhirnya tidak jadi disita," tambahnya.

Ada juga uang infaq yang merupakan uang recehan sekitar Rp 200 ribu, hendak pula dibawa.

Siti pun akhirnya menegaskan kembali bahwa uang itu itu tidak ada hubungan apapun dengan jaringan terorisme.

Ada beberapa barang bukti yang dibawa Densus 88.

Mulai dari buku-buku, hingga komputer rusak milik suaminya.

Namun, menurutnya tidak ada buku-buku yang menjurus ke ajaran-ajaran menyimpang.

Buku yang dibawa oleh petugas merupakan buku anak-anak.

Dalam rumah tangganya selama ini ia mengaku tidak ada hal yang mencurigakan.

Ia mengaku tidak ada kejanggalan terhadap suaminya sendiri apalagi menjurus ke arah terorisme.

Ketua RT Jarang Ketemu

Densus 88 Antiteror menggeledah rumah terduga teroris berinisial E di RT 9 RW 2, Kelurahan Sumampir, Purwokerto Utara, Banyumas, Jumat (2/4/2021) sore.

Adapun yang bersangkutan ditangkap di Yogyakarta.

Rumah tersebut selama ini merupakan toko buah dan obat-obatan herbal.

Ketua RT 9 Kharisun memastikan aktivitas yang dilakukan oleh Densus 88 hanya melakukan penggeledahan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved