Bantah Ada Kekerasan Pada Agitha, Linda Halim Jelaskan Detik-detik Kematian Putri Erlita Dewi
inda Halim akhirnya membeberkan detik-detik meningalnya Agitha Cahyani Putri untuk menghindari kesimpangsiuran informasi di masyarakat.
Ia mengatakan sempat menanyakan bagian mana dari Agitha yang terasa sakit.
"Anak saya cuma bilang gendong mama," kata Linda.
Karena panik, Agitha dibawa ke rumah sakit.
Baca juga: Aghita Putri Erlita Dewi Dikabarkan Meninggal tak Wajar, Begini Jawaban Ibu Tiri dan Ayah Kandung
Baca juga: Sahrul Romadhon Siswa SMAN 7 Kota Jambi Tewas Akibat Dibacok, Dua Pelaku Telah Ditangkap
Baca juga: Puluhan Orang Rela Suap Rp 40 Juta Demi Jadi Honorer Satpol PP Provinsi Lampung
Saat tiba di rumah sakit, remaja putri itu dinyatakan sudah meninggal dunia.
Mereka sempat tidak percaya, sebab masih menngobrol dan memeluknya di mobil walau mengeluh sakit.
"Minta air minum katanya haus. Itu di dalam mobil saya bilang, sabar ya nak," tambahnya.
Setelah dinyatakan meninggal, Agung, suaminya, meminta dokter melakukan upaya medis lainnya.
Setelah hampir tiga jam menunggu tindakan medis, upaya Agung dan Linda tidak bisa menghidupkan kembali Agitha.
Agung menghubungi Erlita, ibu kandung dari Agitha untuk mengabarkan kematian anaknya itu.
"Atas permintaan ibu kandungnya, AP agar disemayamkan esok harinya dan diminta formalin. Namun saya menolak awalnya," ungkap Agung.
Namun untuk menghindari kesalahpahaman, ucapnya, ia ikuti tapi menolak diformalin.
Sebagai alternatif, jenazah anaknya disimpan di lemari pendingin di kamar jenazah.
Agung menjelaskan, saat memandikan jenazah AP, tidak tidak darah yang keluar.
"Saya sendiri ikut memandikan. Termasuk ada petugas rumah sakit yang ikut memandikan. Ada saksinya. Tidak ada keluar darah," imbuhnya.
Agung dan Linda merasa pemberitaan di luar begitu menyudutkan dan hanyalah penggalan konstruksi cerita.