Breaking News:

Berita Kota jambi

Perayaan Tri Hari Suci Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi Dijaga Ketat Pihak Keamanan

Saat ini umat Katolik sedunia memperingati ritual perjamuan kudus Yesus Kristus sang Mesias bersama dengan ke-duabelas rasul-Nya.

tribunjambi/Monang Widyoko
Perayaan Tri Hari Suci Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi Dijaga Ketat Pihak Keamanan 

Perayaan Tri Hari Suci Gereja Katolik St Gregorius Agung Jambi Dijaga Ketat Pihak Keamanan dan Organisasi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat ini umat Katolik sedunia memperingati ritual perjamuan kudus Yesus Kristus sang Mesias bersama dengan ke-duabelas rasul-Nya.

Ritual ini terangkai dalam Tri Hari Suci, yang mana terajut kisah dari kematian Yesus dan akhirnya bangkit kembali pada saat perayaan Paskah. Mulai pada Kamis Putih (perjamuan), Jumat Agung (wafat), dan Perayaan Paskah (Vigili Paskah dan Minggu Paskah).

Perayaan Tri Hari Suci di Gereja Katolik Santo (St) Gregorius Agung Jambi (GA) kali ini, merupakan perayaan pertama di masa pandemi.

"Tahun lalu (2020) perayaan paskah dilakukan secara virtual. Tidak ada sama sekali perayaan di GA. Sehingga ini merupakan perayaan Tri Hari Suci Paskah di masa pandemi, dan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Ketua Panitia Paskah 2021, Rupinus Tarigan.

Namun, beberapa hari jelang perayaan ini, ada serangan oleh kelompok teroris di Gereja Katedral, Makasar pada Minggu, 28 Maret 2021 dan Mabes Polri, Jakarta pada Rabu, 31 Maret 2021.

Hal ini menuntut pihak gereja harus meningkatkan keamanan dan tingkat kewaspadaan dalam perayaan Tri Hari Suci ini.

"Puji Tuhan gereja kami diperbantukan oleh TNI-Polri yang selalu berjaga saat jelang Tri Hari Suci hingga pada perayaannya," ungkapnya, Jumat (2/4/2021).

"Mulai dari Kamis Putih kemarin, gereja selalu dilakukan penyisiran oleh pihak kepolisian bersama anjing pelacak sebelum perayaan dimulai. Untuk umat yang ingin masuk ke gereja pun harus melewati metal detector," terangnya.

Ia juga mengatakan, selain diperbantukan TNI-Polri, keamananan gereja juga dibantu oleh Satpol PP, Gerakan Pemuda Ansor, dan Persatuan Batak Bersatu (PBB). 

Selain adanya pihak-pihak dari luar gereja  yang membantu pengamanan gereja, pihak gereja pun memiliki peraturan sendiri bagi umat yang ingin ikut perayaan di gereja. 

Rupinus mengatakan diterapkan bagi umat GA, agar saat ingin mengikuti misa harus membawa kartu yang disediakan oleh wilayah masing-masing.

Pastikan Perayaan Paskah Aman, Kapolres Monitoring Tempat-tempat Ibadah di Sarolangun

25 Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Sabak Terkonfirmasi Positif Covid-19, Langsung di Sel Khusus

VIDEO: Tangisan Mantan Istri Pimpinan Bank Melihat Putrinya Meninggal Usai Suami Direbut Pelakor

"Jadi untuk masuk ke gereja saat misa, umat harus menunjukan kartu dari masing-masing wilayah mereka. Kami pun telah mengimbau jauh-jauh hari agar umat meminta kartu misa oleh ketua wilayahnya masing-masing," papar Ketua Panitia Paskah 2021 Gereja GA ini.

Ia menyampaikan harapannya agar perayaan Tri Hari Suci Paskah bagi seluruh umat kristiani di Indonesia dapat aman dan tertib.

"Tentu bersama-sama kita menginginkan Indonesia selalu aman, tertib, dan kondusif. Tak hanya dalam perayaan Paskah umat kristiani. Tapi hingga seterusnya," pungkasnya.(Tribunjambi.com/Widyoko)

Penulis: Monang Widyoko
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved