Berita Kriminal

Penyidik Tunggu Hasil Tes DNA Tukang Ojek Rudapaksa Pengemis & Penyandang Disabilitas di Kota Jambi

M Amin (46), seorang tukang ojek yang rudapaksa seorang pengemis dan juga penyandang disabilita DS (42), masih mendekam di balik jeruji besi

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI/ARYO TONDANG
M Amin (46), seorang tukang ojek di Kota Jambi tega rudapaksa seorang wanita berinisial DS. Penyidik Tunggu Hasil Tes DNA Tukang Ojek Rudapaksa Pengemis & Penyandang Disabilitas di Kota Jambi 

Penyidik Tunggu Hasil Lab DNA Tukang Ojek Rudapaksa Pengemis & Penyandang Disabilitas di Kota Jambi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - M Amin (46), seorang tukang ojek yang rudapaksa seorang pengemis dan juga penyandang disabilita DS (42), masih mendekam di balik jeruji besi Mapolda Jambi.

Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimsus Polda Jambi terus melakukan masih terus melakukan sejumlah penyidikan untuk melengkapi berkas perkara tersangka.

Kasubdit IV, Renakta Ditreskrimum Polda Jambi,  AKBP Hasan mengatakan, saat ini, pihaknya tengah menunggu hasil tes DNA tersangka dari Mabes Polri di Jakarta, untuk memperkuat bukti atas perbuatan bejat pelaku tersebut.

"Masih dalam proses penyidikan, dan saat ini kita menunggu hasil Lab DNA tersangka," kata Hasan (2/3/2021) siang.

Ternyata sosok tukang ojek di kota Jambi yang merudapaksa seorang pengemis seorang residivis
Ternyata sosok tukang ojek di kota Jambi yang merudapaksa seorang pengemis seorang residivis (Kolase/Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

Amin diketahui residivis kambuhan, pernah menjalani masa tahanan, lantarab terlibat kasus pencabulan, dan baru keluar dari penjara pada 2013 silam.

Sebelumnya, Amin dan korban sudah saling kenal, ia beberapakali sudah mengantar korban untuk mencari uang dengan mengemis.

"Pelaku ini sudah pernah mengantar korban untuk mengemis ke wilayah Muara Bulian, Batanghari," kata Hasan, beberapa waktu lalu.

Tidak sanggup menahan nafsu, Amin datang menjemput korban yang sedang duduk di wilayah Kebun Handil.

Kemudian ia mengajak korban berkeliling Kota Jambi, hingga akhirnya korban dibawa ke Desa Sungai Bertam, Muaro Jambi.

Di sana, ia membawa korban kedalam sebuah pondok, yang berada di tengah kebun sawit milik warga.

Meski korban sempat berontak, Amin tidak perduli, dan tetap gelap mata melakukan aksi bejatnya pada Minggu (7/3/2021) lalu.

Baca juga: BREAKING NEWS Satresnarkoba Polres Tebo Amankan Pemilik 2,4 Kilo Ganja Kering Warga Muarojambi

Ayah Paksa Anak Tiri Berhubungan Intim 1.000 Kali Demi Keuntungan Finansial

Istri Pejabat di Kudus Selingkuh dengan 3 Pria Lebih Gara-gara Suami Sakit, Nasibnya Berakhir Pilu

Usai menjalankan aksinya, Amin langsung pergi meninggalkan korban, beruntung warga sekitar melihat korban, dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Mendapat informasi, Tim Subdit IV, Renakta Ditreskrimum Polda Jambi langsung bergerak melakukan penyelidikan.

Tidak sampai 24 jam, tepat pada Minggu 7 Maret 2021, Amin berhasil diringkus petugas dikediamannya, di kawasan Jelutung, Kota Jambi, tanpa perlawanan berarti.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved