MISTERI Kuburan Tua Menggelembung 1,5 Meter, Nisan Lain Sendiri Warga, Tak Ada yang Tahu Makam Siapa
Warga Padang Pariaman, Sumatera Barat dihebohkan dengan temuan kuburan menggelembung sampai 1,5 meter. Milik siapa sebenarnya kuburan tersebut?
"Makam itu memiliki batu nisan yang berbeda dari batu nisan makam lainnya," ujarnya.
Warga terus mendatangi makam yang menggelembung atau meninggi dengan sendirinya di Korong Sungai Asam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu(27/3/2021) (Tribun Padang/Rahmat Panji)
Sehingga mereka memilih bertanya terlebih dahulu pada ulama untuk memastikan identitas pemilik makam.
Namun hingga saat ini para alim ulama setempat masih belum mengetahui identitas siapa yang dikubur di makam tersebut.
Pantauan TribunPadang.com Sabtu (27/3/2021) ada tiga makam meninggi dari permukaan tanah sekitar 1,5 meter dibanding kuburan di sekitar.
Ali bujang mengatakan, pihaknya baru mengetahui kuburan itu bertambah tinggi pekan lalu.
"Kami tahu kalau kuburan itu bertambah tinggi dari sebelumnya ketika ada saudara Suku Panyalai yang hendak dimakamkan," ujarnya.
Baca juga: Masih Ingat James Kojongian? Sempat Viral Karena Selingkuh dengan Angel Sepang, Kini Nasibnya
Sementara untuk video dan foto yang viral di media sosial sampai saat ini belum diketahui asal mula beredarnya.
Namun setelah video makam menggelembung ini viral, tiga hari lalu perangkat nagari dan warga mulai banyak berdatangan untuk melihat lansung kejadian tersebut.
Menurut Wali Korong Sungai Asam, Anuar SE (43), semenjak hari Kamis sudah banyak pengunjung datang melihat langsung kuburan menggelembung.
Bukan saja warga lokal, pengunjung dari luar Kabupaten Padang Pariaman pun banyak berdatangan.
"Semenjak Rabu banyak pengunjung berdatangan baik dari Padang Pariaman sampai luar Padang Pariaman," kata Anuar.
Saat TribunPadang.com tiba di lokasi makam, Sabtu (27/3/2021), siang ada sekitar 50 pengunjung yang sudah tiba di lokasi.
Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berada di sekeliling kuburan.
Pemerintah setempat dan kaum Suku Panyalai pun memutuskan memagar makam tersebut agar tidak diinjak oleh pengunjung.