Breaking News:

Berita Kriminal

4 Penganiaya Helmi Mahasiswa UIN Sultan Thaha Hingga Tewas Terancam 12 Tahun Penjara

Berkas empat tersangka penganiayaan terhadap Helmi, mahasiswa UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi hingga tewas telah masuk tahap 1.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rahimin
Tribunjambi/Aryo Tondang
Satu adegan di dalam rekonstruksi tewasnya Helmi mahasiswa UIN Sultan Thaha Jambi. 4 Penganiaya Helmi Mahasiswa UIN Sultan Thaha Hingga Tewas Terancam 12 Tahun Penjara 

4 Penganiaya Helmi Mahasiswa UIN Sultan Thaha Hingga Tewas Terancam 12 Tahun Penjara

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berkas empat tersangka penganiayaan terhadap Helmi, mahasiswa UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi hingga tewas pada Minggu (14/2/2021) lalu telah masuk tahap 1.

Kanit Reskrim Polsek Jelutung, Ipda Fajarudin menjelaskan, setelah hasil rekonstruksi yang berlangsung di Mapolsek Jelutung, pada Senin (15/3/2021) lalu, penyidik terus melengkapi berkas perkara pelaku.

Untuk diketahui, sebelumnya, sebanyak 28 adegan diperagakan dalam rekonstruksi tersebut.

Peragaan adegan penganiayaan kepada Helmi Mahasiswa UIN Sultan Thaha Jambi, saat rekonstruksi, Senin 15 Maret 2021
Peragaan adegan penganiayaan kepada Helmi Mahasiswa UIN Sultan Thaha Jambi, saat rekonstruksi, Senin 15 Maret 2021 (TRIBUNJAMBI/ARYO)

Sebanyak 9 saksi, dihadirkan dalam proses rekonstruksi, untuk mengungkap kronologi pasti tewasnya Helmi.

Dalam rekonstruksi, tampak Helmi bersama satu orang rekannya bernama Angga terlibat perkelahian dengan sejumlah pelaku.

Pada adegan ke 14, bahu Helmi mulai dihantam dengan kayu berukuran kecil, tidak sampai disitu, keributan terus berlangsung, kayu kecil yang menghantam Helmi juga turut patah.

Adegan terus berlanjut, kemudian pada adegan ke 20 satu diantara pelaku berlari menggambil kayu sepanjang 2 meter ukuran 4X6.

Tepat pada adegan ke 21, kepala Helmi dihantam pakai kayu sepanjang 2 meter, dengan ukuran 4X6.

Pada adegan ke 24, Helmi akhirnya terkapar dan tidak berdaya hingga akhirnya dilarikan kerumah sakit, hingga dinyatakan meninggal dunia, pada Senin (22/2/2021).

Demokrat Kebakaran Jenggot, Max Sopacua Sebut Nama Ibas di Kasus Hambalang Mereka Terus Fitnah!

Gabriella Larasati Mengakui Jadi Pemeran Video Syur 14 Detik, Sempat Ada Pengancaman Sebelum Viral

Kades dan Camat Sabak Timur Mangadu Ke Dinas PUPR Provinsi Jambi Terkait Jalan Rusak

Kini, nasib keempat tersangka yakni FA (21) WP (30), WM (20) dan DP (20) tinggal menunggu hasil keterangan dari pihak Kejaksaan, untuk tindak lanjut perkara tersebut.

"Saat ini sudah tahap 1, dan kita sedang menunggu keterangan pihak Jaksa untuk proses selanjutnya," kata Fajar, Jumat (26/3/2021) pagi.

Sampai saat ini, keempatnya masih mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Jelutung. Mereka dijerat dengan pasal 170 ayat 2 ke 3 dan 351 ayat 3, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved