30 Lebih Pasien ODGJ ini Dinyatakan Sembuh, Namun tak Kunjung Dijemput Keluarga
Ia mengatakan, keluarga pasien seakan lupa padahal merekalah yang mengantarkan pasien ke rumah sakit. Ada yang ketika dihubungi ternyata sudah pindah
"Ini juga terapi buat mereka. Karena saat membuat keterampilan ini mereka diajak melatih diri dan konsentrasi," ucapnya.
Menurutnya, ODGJ punya keterampilan seperti orang sehat seperti mewarnai dan melukis di atas kanvas kain.
"Jadi, mereka kami ajak untuk menuangkan apa yang mereka rasa, apa yang ada dipikiran mereka. Karena, melukis juga membuat mereka mau berkomunikasi, seperti bertanya kepada pembina. Sedangkan, keterampilan lain mereka cenderung tidak mau berkomunikasi," katanya.
Kepala Instalasi rehabilitasi sosial RSJ Prof M Ildrem, dr Rita Hartuti mengatakan, tidak ada kendala dalam mengajarkan keterampilan kepada ODGJ.
"Hasil keterampilan mereka cukup istimewa meski terkadang tidak sinkron. Namun justru terlihat istimewa," ucapnya.
Biasanya hasil karya pasien dipasarkan di lingkungan rumah sakit. Sebagian hasil penjualan diberikan kepada pasien.
"Kami berharap semoga ada bantuan untuk memasarkan karya para pasien," pungkasnya.
Sumber : TRIBUNMEDAN