Breaking News:

Berita Batanghari

Pasca Kedatangan Menteri Sosial, Dukcapil Batanghari Cetak 91 Lembar Kartu Keluarga Buat SAD

saat ini Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Batanghari telah mencetak dan akan memberikan 91 lembar Kartu Keluarga (KK) bagi warga suku anak dalam

tribunjambi/musawira
Kabid Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Batanghari, Ali Amran. Pasca Kedatangan Menteri Sosial, Dukcapil Batanghari Cetak 91 Lembar Kartu Keluarga Buat SAD 

Pasca Kedatangan Menteri Sosial, Dukcapil Batanghari Cetak 91 Lembar Kartu Keluarga Buat SAD

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Musawira

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pascakedatangan Mensos RI Tri Rismaharini dan Direktorat Jendral Adminduk, saat ini Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Batanghari telah mencetak dan akan memberikan 91 lembar Kartu Keluarga (KK) bagi warga suku anak dalam (SAD).

Hal itu diungkapkan Kabid Pendaftaran Pendudukan Dinas Dukcapil Batanghari, Ali Amran, Minggu (21/3/2021).

Katanya, saat ini pihaknya sedang melakukan rekapitulasi hasil perekaman data penduduk bagi warga SAD.

“Terdiri dari tiga desa yakni, Desa Hajran 28 KK, Desa Jelutih 41 KK dan Desa Olak Besar sebanyak 22 KK. Dari 91 KK tersebut jumlah jiwanya sebanyak 297 orang,” ujar Ali Amran.

APRI Tebo Akan Edukasi Penambang Rakyat Agar Menambang Dengan Ramah Lingkungan

CARA Dukung Septi di LIDA 2021, Duta Jambi yang Malam Ini Tampil di Konser Top 70 Live di Indosiar

Pemkab Merangin Ingin Vaksinasi Covid-19 Hingga Tingkat Desa Namun Terkendala Dosis Vaksin

Sementara, yang mencetak KTP elektronik dari tiga desa tersebut sebanyak 108 orang warga SAD, satu diantaranya perempuan berstatus janda.

Kemudian, yang cetak KIA dan akta kelahiran masing-masing ada 3 anak.

“Ada seorang perempuan yang cetak KTP elektronik, itu sudah disetujui oleh temenggung setelah mengadakan rapat, karena perempuan itu sudah berpisah bersama suaminya,” katanya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau perekaman e-KTP warga SAD.
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat meninjau perekaman e-KTP warga SAD. (Tribunjambi/Musa)

Selama melakukan perekaman kata Ali, pihaknya mengalami hambatan berupa lambannya jaringan perekaman, karena jaringan ini khusus dari pusat. Ada sempat gangguan.

Terkait, perempuan SAD yang tidak bisa direkam melalui foto, pihaknya sangat menghormati adat istiadat mereka.

Partai Demokrat Versi KLB Diberi Waktu Pemerintah 7 Hari untuk Lengkapi Berkas

Minat Masyarakat Bungo Pergi Umrah Tinggi Travel Takut Ngambil Uang Pendaftaran, Ini penyebabnya

Lelah Digoyang Security, Istri Polisi Gelagapan Digerebek Suami, Kondom Bekas dan Tisu Berserak

“Bagi perempuan SAD kita tidak melakukan perekaman, namun tetap kita berikan NIK yang tercantum di KK kedua orang tuanya,” ujarnya.

“Target kita, April ini akan menyelesaikan administrasi penduduk bagi warga SAD, karena warga SAD ini dalam waktu dekat akan mendapatkan bantuan sosial,” pungkasnya.

Penulis: A Musawira
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved