Breaking News:

Ajang Balap Formula E

Pemprov DKI Sebut Formula E akan Digelar di Jakarta Tahun 2022, Sudah Setor Hampir 1 Triliun Rupiah

Ajang balap Formula E yang seharusnya digelar di Kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Juni 2020 lalu terpaksa ditunda karena pandemi Covid-19.

Editor: Rohmayana
Sam Bloxham/LAT/Formula E
2016/2017 FIA Formula E Championship di Monte-Carlo, Monaco, Sabtu (13/5/2017). Sebastien Buemi (SUI), Renault e.Dams, Spark-Renault, Renault Z.E 16. Jadi Tuan Rumah Formula E 2020 , DKI Jakarta Siapkan 2 Rute Alternatif Lintasan Balapan Ini, Senin (15/7/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM, GAMBIR - Ajang balap Formula E yang seharusnya digelar di Kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Juni 2020 lalu terpaksa ditunda karena pandemi Covid-19.

Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan, balap mobil bertenaga listrik itu akan digelar pada 2022 mendatang atau di akhir periode kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan, pihaknya telah menjawab hasil rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi DKI Jakarta terkait penyelenggaraan ajang balap Formula E.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah melakukan berbagai kajian mendalam hingga mengucurkan duit untuk ajang balap itu.

“Sudah kami sampaikan bahwa Formula E yang uangnya sudah kami keluarkan itu, tetap ada dan nanti akan dilaksanakan. Rencananya InsyaAllah kalau tidak ada halangan di tahun 2022 mendatang,” kata Ariza di Balai Kota DKI Kamis (18/3/2021) malam.

Baca juga: Sebagai Pembalap Penguji Pabrikan Aprilia, Andrea Dovizioso akan Kembali Mengaspal

Ariza memastikan bahhwa ajang balap itu digelar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang ada. Pihaknya juga telah membuat kajian dengan melibatkan berbagai pihak yang berkompeten di bidangnya.

“Ini sudah diusulkan, direncanakan dan ada feasibility study (studi kelayakan) dari konsultan. Kita tunggu saja pelaksanaan, karena ada Covid-19 pelaksanaan ditunda sampai 2022,” jelas Ariza.

Berdasarkan dokumen yang diterima, BPK Provinsi DKI Jakarta telah memberikan catatan soal rencana penyelenggaraan ajang balap Formula E.

Dokumen itu telah diketahui dan ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta diteken Kepala BPK DKI Jakarta Aryo Wibowo pada 19 Juni 2020 lalu.

BPK menemukan beberapa permasalahan terhadap penyelenggaraan Formula E.

Baca juga: MAHFUD MD Temui Hotman Paris Hutapea di Kopi Johny Sabtu Pagi Ini, Bahas Soal UU ITE

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved