Breaking News:

Anies Diminta Tanggung Jawab Soal Korupsi Program Rumah DP Rp 0, Riza Patria: KPK Salah Alamat

Ketua DPRD DKI Jakarta menyebut Gubernur Anies Baswedan menjadi pihak paling bertanggungjawab terkait kasus korupsi pembelian lahan rumah DP 0 rupiah.

Editor: Teguh Suprayitno
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta tanggung jawab terkait korupsi pengadaan lahan untuk program rumah DP 0 rupiah. 

Anies Diminta Tanggungjawab Soal Korupsi Program Rumah DP Rp 0, Riza Patria: KPK Salah Alamat

TRIBUNJAMBI.COM - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyebut Gubernur Anies Baswedan menjadi pihak paling bertanggungjawab terkait kasus korupsi pembelian lahan rumah DP 0 rupiah.

Kasus korupsi yang kini digarap KPK itu menjerat Dirut Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan.

Edi beralasan, program rumah DP nol Rupiah itu dirancang oleh Anies Baswedan.

Bahkan, Anies juga menerbitkan aturan sebagai landasan hukum dalam melaksanakan program unggulannya saat kampanye di Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

"Ya gubernur (paling bertanggungjawab), dia tahu ko (soal pembelian lahan. Pengesahan itu ada ditangannya BUMD dan eksekutif," ucapnya, dilansir dari Tribunjakarta.com, Senin (15/3/2021).

"Kemudian dibuatlah Pergubnya, poin ini poin itu sampai perencanaan, itu ada Pergubnya," tambahnya.

Baca juga: Andi Mallarangeng Singgung Megawati dan PDIP Usai AHY Didongkel Jhoni Allen Cs dari Demokrat,Kenapa?

Baca juga: Begini Respon Jusuf Kalla hingga Mahfud MD Usai Ditemui AHY Soal Dualisme Partai Demokrat

Sementara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai, KPK salah alamat jika memeriksa Gubernur Anies Baswedan dalam kasus korupsi pembelian lahan rumah Dp 0 rupiah tersebut.

Dia khawatir roda pemerintahan di ibu kota bakal mengganggu birokrasi di DKI Jakarta jika hal itu benar terjadi.

"Saya kira tidak sejauh itu, kalau semua urusan BUMN kemudian Menteri BUMN dipanggil, urusan BUMD kemudian gubernur dan wagub dipanggil ya enggak bisa kerja kita semua kalau semuanya dipanggil," ucapnya, Senin (15/3/2021) malam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved