Berita Nasional

Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ada di Sumatera Selatan, Kemenkes Ingatkan Virus Ini Lebih Menular

Kasus mutasi virus corona B.1.1.7 di Indonesia makin bertambah. Tersebar di Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan

Editor: Rahimin
The Scotsman
ILUSTRASI varian baru virus corona. Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ada di Sumatera Selatan, Kemenkes Ingatkan Virus Ini Lebih Menular 

Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Ada di Sumatera Selatan, Kemenkes Ingatkan Virus Ini Lebih Menular

TRIBUNJAMBI.COM - Kasus mutasi virus corona B.1.1.7 di Indonesia makin bertambah.

Sebelumnya ditemukan dua kasus yang dibawa WNI saat kembali dari Arab Saudi.

Kali ini, ada penambahan empat kasus yang tersebar di empat provinsi, yakni Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.

Data ini seperti dikatakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Siapakah Bupati Bintan Dipecat AHY dari Posisi Ketua DPD Demokrat? Tokoh Pembentukan Provinsi Kepri

Petinggi DPC Demokrat Diberi Janji Palsu Dijanjikan Uang Rp 100 Juta Ikut KLB Malah Dapat Rp 10 Juta

SIAPA Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Ancam Kirim Santet ke Ketua Demokrat Versi KLB Moeldoko

"Di Palembang, Sumatera Selatan, pada 11 Januari 2021, Kalimantan Selatan 6 Januari, Balikpapan Kalimantan Timur dari 12 Februari dan ada yang keempat itu di Medan Sumatera Utara pada 28 Januari," kata Budi dalam Konferensi pers Perpanjangan PPKM Mikro secara virtual, Senin (8/3/2021).

Ditambahkan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, empat pasien yang terpapar mutasi virus corona B.1.1.7 sempat mengalami gejala ringan dan sedang.

Siti Nadia Tarmizi bilang, meski sempat dirujuk ke rumah sakit, namun kondisi empat pasien Covid-19 tersebut tidak memburuk.

Menurut Nadia, empat pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (ist)

"Hasil pemeriksaan pelacakan kasus yang kita lakukan, keempat kasus ini sudah dalam kondisi sehat," kata Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Senin.

Nadia mengatakan, untuk memutus penularan virus corona B.1.1.7, pihaknya telah melakukan pelacakan kontak erat terhadap empat kasus Covid-19 tersebut. Hasilnya, tidak ada individu lain yang terpapar Covid-19.

"Sampai saat ini dari proses pelacakan kasus yang kita lakukan, tidak ada keluarga ataupun kontak erat yang kemudian positif, setelah kasus ini dinyatakan positif sebelumnya," katanya.

Kewaspadaan masyarakat

Menurut Nadia, masyarakat perlu mengetahui bahwa mutasi virus corona B.1.1.7 ini lebih menular dari varian virus corona yang ada sebelumnya.

Baca juga: Nama Ihsan Yunus Anggota DPR Dapil Jambi Disebut di Sidang Suap Sebagai Pengusul Vendor Bansos

Akhirnya Cita Citata Mengaku Terima Uang dan Manggung di Labuan Bajo: Gak Sampe Rp 150 Juta Kok!

Namun, kata dia, mutasi virus ini tidak lebih mematikan. Dia meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved