Gunung Merapi Siaga III, 50 Kali Guguran Lava Pijar dalam 6 Jam Mengarah Barat Daya

secara visual asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah. "Teramati 50 kali

Editor: Suci Rahayu PK
ANTARA FOTO/RANTO KRESEK
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan saat ini Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi. 

TRIBUNJAMBI.COM, YOGYAKARTA - Update aktivitas Gunung Merapi dalam 24 jam terakhir.

Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak 50 kali.

Hal ini sesuai pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Jumat (5/3/2021), sejak 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, secara visual asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

"Teramati 50 kali guguran lava pijar di Gunung Merapi," ujar Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Jumat.

Pengamatan Gunung Merapi 4 Maret 2021 pukul 21.42 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 126 detik. Jarak luncur ±1300 m ke arah barat daya.
Pengamatan Gunung Merapi 4 Maret 2021 pukul 21.42 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 126 detik. Jarak luncur ±1300 m ke arah barat daya. (Instagram @info_gunungmerapi)

Dari data BPPTKG, jarak luncur guguran lava pijar maksimum 1.200 Meter. Guguran lava pijar mengarah ke barat daya.

Data kegempaan Gunung Merapi, periode pengamatan Jumat 5 Maret 2021 pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, guguran sebanyak 53 dengan amplitudo 3 mm-16 mm dan durasi 10 detik-85 detik.

Hembusan sebanyak 3 dengan amplitudo 6 mm-8 mm dan durasi 11 detik-16 detik. Hybrid/Fase Banyak jumlah 1 dengan amplitudo 10 mm, S-P 0.4 detik dan durasi 7 detik.

Baca juga: Krisdayanti Tak Restui Aurel dan Atta Menikah di GBK: Sebagai Anggota Dewan Saya Tak Rekomendasikan!

Baca juga: Kisah Pilu Remaja Jambi: Putri Dinodai Ayah Kandung Disertai Ancaman Supaya Tutup Mulut

Vulkanik Dangkal sebanyak 1 dengan amplitudo 35 mm, dan durasi 11 detik.

Pada laporan akivitas Gunung Merapi periode pengamatan Kamis 4 Maret 2021 pukul 18.00 WIB-24.00 WIB, teramati 3 kali awan panas guguran.

Tercatat awan panas guguran dengan jarak luncur 1.300 meter-1.500 meter.

Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.00 WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasi 126 detik.

Estimasi Jarak luncur 1.300 meter ke arah Barat Daya.

Kemudian pada pukul 21.36 WIB kembali terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi.

Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan saat ini Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi.
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Purwobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (5/1/2021). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan saat ini Gunung Merapi telah mengalami fase erupsi. (ANTARA FOTO/RANTO KRESEK)

Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 30 mm dan durasi 145 detik. Jarak luncur 1.500 Meter ke arah Barat Daya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved