Breaking News:

Gubernur Sulsel Ditangkap

Gubernur Sulsel Terima Uang Suap dari Kontraktor Rp 5,4 M, KPK Amankan Koper Isi uang Rp 2 Miliar

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (27/2/2021).

Tangkapan layar YouTube Kompas TV
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat tiba di Gedung KPK, Sabtu (27/2/2021). Gubernur Sulsel Terima Uang Suap dari Kontraktor Rp 5,4 M, KPK Amankan Koper Isi uang Rp 2 Miliar 

Gubernur Sulsel Terima Uang Suap dari Kontraktor Rp 5,4 Miliar, KPK Amankan Koper Isi uang Rp 2 M 

TRIBUNJAMBI.COM - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (27/2/2021).

Nurdin Abdullah diduga menerima uang sejumlah Rp 5,4 miliar dari beberapa kontraktor proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Nurdin Abdullah menerima  dari Direktur PT Agung Perdana Bulukumba Agung Sucipto (AS) terkait proyek infrastruktur di Sulsel 2021.

Nafsu Salim di Ubun-ubun, Gadis Bisu Dibuat Tak Berdaya di Belakang Rumah, Gelagapan Kepergok Warga

Baca juga: Ditangkap KPK, Nurdin Abdullah Mengaku Tak Tahu Apa-apa Soal Korupsi: Demi Allah, Saya Ikhlas

APBD 2021 Tanjab Barat Berkurang Sekitar Rp16 Miliar, Sekda: Tetap Aman 

Proyek yang dikerjakan AS adalah Wisata Bira.

"AS selanjutnya pada 26 Februari 2021 diduga menyerahkan uang sebesar Rp 2 Miliar kepada NA melalui saudara ER," ungkap Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers daring, Minggu (28/2/2021) dini hari.

Perantara ER yang dimaksud adalah Sekretaris Dinas PUTR Provinsi Sulsel, Edy Rahmat, yang sekaligus merupakan orang kepercayaan Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah juga diduga menerima uang dari kontraktor lain sebesar Rp 200 juta pada akhir 2020.

Firli Bahuri bilang, Nurdin Abdullah juga  menerima uang pada Februari 2021 dari kontraktor lainnya.

Berikut Ini Detik-detik Kronologi Gubenur Nurdin Abdullah OTT KPK dari Rujab ke Bandara, Uang Rp 1 M di Koper
Berikut Ini Detik-detik Kronologi Gubenur Nurdin Abdullah OTT KPK dari Rujab ke Bandara, Uang Rp 1 M di Koper (ist)

"Pertengahan Februari 2021, NA melalui SB (ajudan NA) menerima uang Rp 1 miliar. Selanjutnya, pada awal Februari 2021, NA melalui SB menerima uang Rp 2,2 miliar," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved