Breaking News:

Berita Kota Jambi

Tim Ahli Forensik Temukan Jejak Akses Film Keluarga Cemara dari Laptop Aditya

Selain saksi dari tim Forensik Mabes Polri, dalam persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum Kejati Jambi juga menghadirkan saksi ahli

Dedi nurdin
Aditya Fernando, terdakwa kasus pembajakan film keluarga cemara saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (28/1/2021). -- 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saksi Ahli Digital Forensik Mabes Polri sebut ada jejak aktivitas download dan pengungahan hingga akses masuk dari laptop yang disita dari tangan Aditya Fernando. Terdakwa kasus pembajakan Film milik Visinema Picture. 

Keterangan saksi ahli digital forensik ini disampaikan Herman Fransiscus, petugas pemeriksa barang bukti digital di Bareskrim Mabes Polri. Ia dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan Kamis (26/2/2021) kemarin. 

Dalam keterangan Herman, penyidik sebelumnya menyita sejumlah alat bukti dari tangan terdakwa Aditya. Berupa komputer, dan Laptop, smart handphone serta beberapa perangkat lainnya yang diduga digunakan terdakwa dalam mengelola webiste duniafilm21. 

Pada Laptop yang disita penyidik, terdapat IP yang digunakan untuk mengakses situs duniafilm21. Dari pemeriksaan tim Forensik Mabes Polri juga ditemukan jejak Chach yang sudah dihapus. Namun, berkaitan dengan aktivitas pengunggahan, filem. 

Termasuk beberapa file film yang sudah di hapus. Seperti film Filosofi Kopi dan Keluarga Cemara. Film tersebut merupakan karya milik Visinema yang kemudian diperunakan oleh terdakwa tanpa adanya izin. 

"Dari laptop kami temukan history yang mengakses ke IP 95.217.177.199 sebagai admin," kata Herman. 

Sementara dari smart phone milik terdakwa Aditya ditemukan jejak percakapan dengan Robi, tersangka yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang. 

"Isi dari percakapannya kami menemukan ada kata-kata duniafilm21, percakapan berkaitan dengan uang dan nomor rekening," kata saksi Herman. 

Temuan penyidik lainnya berkaitan dengan sejumlah data yang ditemukan di barang bukti elektronik tersebut, ditemukan history akses ke situs filmapik, diantaranya untuk film Mantan Manten, Filosopi Kopi 2  dan Keluarga Cemara. 

"Kami hanya mencari apakah pernah mengakses duniafilm21, dan filmapik. Karena dicurigai penyidik, mereka mengunduh dari sius filmapik. Info dari penyidik, barang bukti disita dari Aditya (terdakwa)," ungkap saksi. 

Selain saksi dari tim Forensik Mabes Polri, dalam persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum Kejati Jambi juga menghadirkan saksi ahli dari kalangan dosen Informasi Tekhnologi dan Elektronik. 

Sidang dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Arfan Yani, hakim anggota masing-masing Morailam Purba dan Romi Sinatra. (Dedy Nurdin)

Baca juga: Puluhan Personel Diturunkan ke Kecamatan Sadu Tanjabtim, Hindari Gesekan dengan Pihak Manapun

Baca juga: Lakukan Siaran Langsung Tidur Selama 5 Jam, Gadis Ini Raup Untung Rp 42 Juta Berujugn Kontroversi

Baca juga: Promo KFC Hari Ini 26 Februari 2021, Winger Bucket Wings Gratis Dapetin 3 Mocha Float

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved