Breaking News:

Berita Tanjabtim

Puluhan Personel Diturunkan ke Kecamatan Sadu Tanjabtim, 'Hindari Gesekan dengan Pihak Manapun'

Dirinya berharap, untuk personel yang sedang bertugas untuk meningkatkan koordinasi dengan semua lini, sehingga jika terdapat persoalan..

Zulkipli
Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi, Satgas Penanganan Karhutla menurunkan 26 personel ke Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjab Timur untuk melakukan mitigasi atau upaya untuk mengurangi terjadinya kebakaran.

“Pasukan sudah kita berangkatakan ke lokasi yang rawan kebakaran, sementara ini satu lokasi terlebih dahulu,” kata Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Jumat (26/2).

Lanjutnya, pelepasan dilakukan dengan apel keberangkatan kesiapsiagaan Karhutla yang dilepas langsung oleh Karo Ops Polda Jambi KBP Imam Setiawan. Personel yang diturunkan tersebut terdiri dari 11 personel dari Satbrimob Polda Jambi, 10 personel dari TNI dan 5 orang dari BPBD Provinsi Jambi.

“Nanti mereka akan terus melakukan edukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk bersama menjaga hutan dan mencegah kebakaran,” tambahnya.

Kemudian, nantinya personel juga akan melakukan patroli dan mengecek lokasi yang kerap terjadinya kebakaran. Jika terdapat titik api, maka petugas langsung berupaya untuk memadamkan api. “Jika ada yang masih membakar hutan, personel lansung mengamankannya dan penegakkan hukum kita jalankan dari Polda Jambi,” ungkapnya.

Menurut Bachyuni, di Jambi, kebanyakan lahan yang terbakar tersebut dxari ulah manusia yang sengaja membuka lahan dengan cara membakar. Meski personel telah digerakkan, namun status Jambi belum naik siaga, ini dilakukan hanya untuk menegah atau mengurangi terjadinya kebakaran.

“Karena di Sadu ini, potensi terjadinya kebakaran hutan sangat besar, dengan wilayah gambut yang luas, ini menjadi pusat perhatian kiya semua, bagaimana menekan agar tak terjadi kebakaran,” sebutnya.

Dirinya berharap, untuk personel yang sedang bertugas untuk meningkatkan koordinasi dengan semua lini, sehingga jika terdapat persoalan, segera dilaporkan dan jika terdapat kekurangan personel maka akan kita kirim kembali.

“Hindari gesekan dengan pihak manapun, laksana kan sinergitas antara TNI-Polri, BPBD dan stakeholder dilapangan,” tandasnya.

Sebelumnya, di Provinsi Jambi sudah terdapat 5,2 hekatare lahan yang terbakar, 3,2 hektare ada di wilayah Kabupaten Tanjab Timur, satu hektare di Kabupaten Batanghari dan satu hektare di Kabupaten Tebo.

Baca juga: Lakukan Siaran Langsung Tidur Selama 5 Jam, Gadis Ini Raup Untung Rp 42 Juta Berujugn Kontroversi

Baca juga: Promo KFC Hari Ini 26 Februari 2021, Winger Bucket Wings Gratis Dapetin 3 Mocha Float

Baca juga: Grao Sikai Kerinci, Objek Wisata Air Panas Sekaligus Air Terjun Bertingkat 5

Penulis: Zulkipli
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved