Berita Nasional

Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno Bakal Berpasangan di Pilpres 2024?, Emil: Tidak Ada yang Tidak Mungkin

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disebut bakal maju di Pemilihan Presiden 2024. Ia dikabarkan mulai menjalin komunikasi dengan partai golkar

Editor: Rahimin
Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno. Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno Bakal Berpasangan di Pilpres 2024?, Emil: Tidak Ada yang Tidak Mungkin 

Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno Saling Lirik Berpasangan di Pilpres 2024, Emil: Tidak Ada yang Tidak Mungkin 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disebut bakal maju di Pemilihan Presiden 2024. Ia dikabarkan mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah partai, seperti Partai Golkar.

Bahkan, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno mulai saling lirik untuk berpasangan menjadi calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024).

Kemungkinan mereka berpasangan di pilpres 2024, dikatakan Ridwan Kamil usai bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Jika Benar Ridwan Kamil Merapat ke Partai Golkar, Ketua PKB Jawa Barat Ngaku Kecewa

Edhy Prabowo Siap Dihukum Mati Jika Dianggap Salah, Lebih Dari Itu Saya Siap Demi Masyarakat

Pacar Asli Nissa Sabyan Dibocorkan Sosok Ini, Omongan Ayus Sabyan Jadi Tanda Kebohongan, Kok Bisa?

"Tidak ada yang tidak mungkin. Tapi tadi, kata Pak Sandi, masih jauh. Kita fokus. Saya menyelesaikan Gubernur, Pak Sandi menyuskeskan Parekraf," kata Ridwan kamil.

"Bukan tidak mungkin (berpasangan), tapi tidak sekarang. Tidak ada yang tidak mungkin," sambungnya.

Sandiaga Uno mengatakan hal serupa. Ditemui di tempat yang sama, Sandiaga Uno bilang, tugasnya sebagai menteri itu berat. Sebab, melayani 34 juta rakyat Indonesia yang menggantungkan penghidupan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Begitu juga, kata Sandiaga Uno, tugas Ridwan Kamil sebagai gubernur.

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG)

"Ada 45 juta rakyat Jabar menggantungkan pada kepemimpinan Pak Gubernur. Jadi saya akan fokus bagaimana akan bangkit di sektor pariwisata," ujarnya.

Komunikasi Politik

Walau fokus pada tugasnya sebagai Gubernur Jabar yang baru akan berakhir pada 2023 nanti, untuk memuluskan rencananya di pilpres, Ridwan Kamil dikabarkan menjalin komunikasi dengan sejumlah partai. Seperti Partai Golkar.

Ridwan Kamil dikabarkan sudah merapat ke partai berlambang pohon beringin besar tersebut.

"Pintu Golkar selalu terbuka untuk kader yang ingin masuk. Apalagi sosok Kang Emil. Pastinya, kami akan sambut dengan hangat," ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin, saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (21/2/2021) untuk dimintai konfirmasinya mengenai kabar merapatnya Emil ke Partai Golkar.

Hasil Survei Kinerja Jokowi Capai 69,8 persen, Prabowo Subianto Masih Calon Terkuat Presiden 2024 

Panik Ketemu Kalina, Celine Evangelista Nangis Minta Ampun Imbas Makan Bareng Vicky: Serba Salah Aja

Oknum Polisi Setubuhi Istri Orang di Parkiran Mal, Terbongkar Lewat WhatsApp Web, Akhirnya Dipenjara

Meski tak membenarkan atau menolak kabar merapatnya Emil, Nurul Arifin bilang, di matanya Emil adalah pribadi yang nasionalis dan sangat 'nyunda'. Sehingga, dia beranggapan sah-sah saja jika Kang Emil bergabung dengan Partai Golkar.

"Terlepas apakah itu benar atau tidak, terpenting jika tujuannya ingin turut membesarkan partai dan memiliki visi yang sama dengan Partai Golkar, pastinya tak ada masalah," katanya.

Soal merapatnya Emil ke Partai Golkar, kemarin, juga diungkapkan Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jabar, Sukmin Nur Arief. Namun, ia membantah Partai Golkar telah menawarkan jabatan kepada Emil, apalagi sebagai ketua DPD Jabar.

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno (kompas.com)

"Tidak, Golkar tidak seperti itu, jangan geerlah (Ridwan Kamil)," ujar Sukmin, saat dihubungi, Senin (22/2).

Dikatakan Sukmin, Partai Golkar memiliki aturan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) dalam menentukan Ketua DPD-nya.

"Untuk menjadi seorang ketua DPD, dia harus menjadi kader Golkar minimal 5 tahun dan menjadi pengurus minimal satu periode. Beliau (Ridwan Kamil) kan bukan (kader maupun pengurus). Ya, kader (Golkar Jabar) bakal tersinggung," katanya.

Putus dengan Billy Syahputra? Amanda Manopo Sebut Tak Punya Pasangan Lagi: Berat Harus Melakukan Ini

Baca juga: Berikut Daftar 31 Pasar Tradisional Jambi, Rekomendasi Tempat Belanja Murah

Namun, kata Sukmin, hal itu bisa saja terjadi jika Emil berhasil melobi elite partai di tingkat pusat.

"Mungkin saja kan (Emil melobi) langsung ke Jakarta (Golkar di tingkat pusat)," katanya.

Hanya saja, sambung Sukmin, kondisi itu bakal membuat kekecewaan di kalangan anggota partai. Sebab, tidak melalui proses yang sudah ditentukan dalam AD/ART partai," ujarnya.

Saat ini Ketua DPD Partai Golkar Jabar  dijabat Ade Barkah Surahman. "Pak Ade Barkah baru memimpin DPD Golkar Jabar satu tahun," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ridwan Kamil - Sandiaga Uno di Pilpres 2024 ? Emil Sebut Bukan Tidak Mungkin, Nama Golkar Terseret

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved