Breaking News:

Terlibat Narkoba, Kompol Yuni CS Hanya Dihukum Mutasi? Bagaimana Penegakan Hukuman mati?

"Kita harus melihat fakta hukum di lapangan dari kasus tersebut. Apakah hanya pemakai, apakah ikut-ikutan, apakah pengedar. Semua perlu pendalaman

Editor: Suci Rahayu PK
Kolase/Tribun Jambi
Kompol Yuni Purwanti, Kapolsek Astana Anyar yang diamankan Propam Polri karena penyalahgunaan narkoba 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Mabes Polri belum memutuskan sanksi hukum untuk mantan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni dan 11 oknum anggota Polri yang diamankan terkait kasus penyalahgunaan narkoba di sebuah hotel di Bandung.

Dikatakan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, internal Polri sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dia enggan menjawab kemungkinan seluruh anggotanya itu diberikan sanksi maksimal berupa hukuman mati.

"Kita harus melihat fakta hukum di lapangan dari kasus tersebut. Apakah hanya pemakai, apakah ikut-ikutan, apakah pengedar. Semua perlu pendalaman oleh penyidik," kata Argo kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono (Tangkap layar YouTube Kompas TV)

Diketahui, eks Kapolri Jenderal Pol Idham Azis pernah memberi wacana sanksi hukuman mati kepada personel Polri yang terlibat kasus narkoba.

Terkait sanksi, Argo menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terlebih dahulu.

Termasuk kemungkinan anggotanya itu menyalahgunakan jabatannya sebagai personel Polri.

Baca juga: Putus dari Julian Jacob, Marion Jola Pamer Foto dengan Sang Kekasih Dennis Talakua, Beda Usia Segini

Baca juga: Lowongan Kerja PT Honda Prospect Motor Menerima Mulai Lulusan SMA SMK

"Masih proses, tunggu saja," jelas dia.

Di sisi lain, lanjut Argo ke depan pihaknya akan mengevaluasi pencegahan internal terkait kasus narkoba tersebut.

Polri akan menindak tegas siapapun yang terbukti bersalah agar membuat efek jera.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved