Breaking News:

Berita Muarojambi

Diduga Tilap Insentif Petugas Medis Covid, Kabid Pelayanan Medis RSUD Ahmad Ripin Dipanggil Kejari

Linda, Kepala Bidang Pelayanan Medis di RSUD Ahmad Ripin Muarojambi mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Muarojambi, Kamis (11/2/2021). 

tribunjambi/hasbi sabirin
Linda (baju merah) Kabid Pelayanan Medis RSUD Ahmad Ripin saat datang ke Kejari Muarojambi 

Diduga Tilap Insentif Petugas Medis Covid-19, Kabid Pelayanan Medis RSUD Ahmad Ripin Dipanggil Kejari

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Linda, Kepala Bidang Pelayanan Medis di RSUD Ahmad Ripin Muarojambi mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Muarojambi, Kamis (11/2/2021). 

Informasinya, kedatangan Linda tersebut mendapat panggilan dari Kasi Intel Kejari Muarojambi Ahmad Fauzan terkait dugaan pemotongan insentif Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk para petugas medis Covid-19. 

Terlihat di video, Linda yang datang sendirian ini membawa sebuah berkas yang dibungkus rapi dalam sebuah map plastik merah.

Simpan Sabu di Celana Dalam, Petani Tungkal Tak Berkutik Ditangkap Anggota Ditresnarkoba Polda Jambi

PENGAKUAN Amzi, Warga Muara Tembesi Viral Karena Beli Barang via COD, Paket Dibuka Tapi Enggan Bayar

Video Adegan Luna Maya Ciuman dengan Dimas Beck Bikin Heboh, Mantan Ariel NOAH: Enggak masalah kan!

Kurang lebih sekitar satu jam, Linda dimintai keterangan oleh Kasi intelijen Kejari Muarojambi terkait dugaan pemotongan insentif tersebut.

Kepada wartawan, Kasi Intel Kejari Muarojambi Ahmad  Fauzan mengatakan, pemangilan Linda tersebut guna meminta klarifikasi yang bersangkutan soal dugaan pemotongan insentif BOK untuk para petugas medis Covid-19.

Dalam klarifikasinya, dugaan pemotongan insetif tersebut diperkirakan jumlahnya sebanyak Rp72 juta lebih yang diduga dinikmati para petinggi rumah sakit.

"Pemanggilan beliau, hanya sebatas meminta klarifikasi untuk mengetahui pokok permasalahannya seperti apa, dan apa yang kita butuhkan sudah disampaikan oleh Kabid Yanmed RSUD Ahmad Ripin tersebut," kata Fauzan.

Pihaknya akan kembali memanggil Linda untuk dimintai beberapa berkas terkait penggunaan dana BOK pada Senin (15/2/2021)  mendatang. 

"Iya, nanti akan kita panggil lagi, untuk meminta mereka menyiapkan berkas - berkas yang dibutuhkan,"jelasnya Fauzan.

Usai melakukan klarifikasi, Linda langsung meninggalkan kantor Kejari Muarojambi.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved