Langkah Indonesia Hadapi 'Bentrokan' dengan China Disorot Media Amerika, Perairan Natuna Terancam
Ketegangan Indonesia dengan Tiongkok di perairan Natuna tak bisa luput perhatian TNI, setelah China menklaim 90 persen LCS merupakan wilayahnya.
Editor:
Teguh Suprayitno
KOMPAS.com/DOK TNI
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan | (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Morgono menggelar apel pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna di pelabuhan Selat Lampa, Ranai Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pasukan yang terlibat yakni sekitar 600 personil dengan jumlah KRI yang ada sebanyak lima unit kapal
"V-22 tidak hanya mahal dengan $ 70 juta per salinan, tapi juga memiliki perawatan intensif dibandingkan dengan helikopter tradisional.
"Tapi, itu mungkin sepadan karena Indonesia membangun armada angkatan laut yang dapat berfungsi sebagai pangkalan laut untuk melawan serangan China ke perairan Indonesia," menurut laporan Forbes. (*)
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Indonesia Siap 'Bentrok' dengan Militer China di Natuna, Lakukan Persiapan, Diulas Majalah Amerika.