Plesiran ke Objek Wisata Danau Tangkas di Sekernan, Muarojambi, Lorong Perawan Spot Paling Eksotis

Plesiran ke Objek Wisata Danau Tangkas di Sekernan, Muarojambi, Lorong Perawan Spot Paling Eksotis

Penulis: Suang Sitanggang | Editor: Deni Satria Budi
Tribun Jambi
Menikmati objek wisata Danau Tangkas dengan speedboat 

“Dulunya lorong ini untuk orang pasang pukat. Kami hanya tinggal merapikannya. Secara umum tidak ada perubahan besar di hutan ini, kami hanya melakukan pembersihan, supaya jadi lebih enak dipandang,” tutur Edi di atas sampan.

Nama lorong perawan ternyata muncul merujuk pada kondisi lorong yang dilalui yang cukup sempit.

“Kalau kita lihat dari sini (pangkal) hampir nggak ada ujung, kayak buntu, tapi itu bisa dilalui,” ucapnya.

Ia mengakui penamaan lorong perawan tak terlepas dari strategi marketing.

Naik speedboat yang disediakan di Danau Tangkas
Naik speedboat yang disediakan di Danau Tangkas (Tribun Jambi)

Saat tamu dibawa mengunjunginya, mereka akan mengatakan kepada tamu itu beruntung bisa datang dan menikmati lorong perawan, karena besok belum tentu lorong itu masih perawan.

“Tapi yang datang besoknya akan kita katakan yang sama juga,” ujarnya sambil tertawa.

Sementara terkait nama hutan liontin yang dimasuki melalui lorong perawan itu, Kadis bilang nama hutan itu masih relatif baru. Penamaan unik itu juga tak terlepas dari strategi marketing. Namun bukan berarti namanya tanpa dasar.

Ternyata ada pohon di sana yang memiliki bunga yang mirip liontin berwarna merah. Di saat tertentu, bunga-bunga itu akan berguguran dan jatuh ke air, hingga akhirnya permukaan air akan terlihat memerah.

Destinasi ini semakin hari semakin ramai dikunjungi masyarakat, utamanya dari Kota Jambi. Di akhir pekan bisa ratusan orang yang datang. Selain itu banyak juga yang camping di pulau itu. Tarifnya sangat murah, dan fasilitasnya juga disediakan dengan lengkap, tenda juga bisa sewa.

Bagaimana ide membangun destinasi wisata di kawasan yang dulu terbengkalai ini muncul? Edi bilang semuanya tidak terlepas dari kondisi desanya yang tertinggal dari desa lainnya. Desa ini berbatasan dengan Desa Kaos Kabupaten Batanghari. Nama Danau Tangkas merupakan singkatan dari Tanjung Lanjut dan Kaos.

Berkhir Pekan di Danau Tangkas Awal Bulan Ini, Bunga Leontin Sedang Mekar Siap Manjakan Pengunjung.

“Kita dulu sangat tertinggi. Listrik belum ada. Jalan hancur. Melihat itu semua, kita dipaksa berinovasi,” kata Edi.

Ia lalu melihat potensi yang ada di sana.

“Kita punya potensi, ya ini, alam Danau Tangkas. Kami pahami dulu bagaimana karakter danau ini, kami pahami lagi karakter masyaraakt. Kami akhirnya rumuskan, konsep wisatanya wisata alam. Kita poles sedikit-sedikit saja, biarlah alam yang berbuat. Pengunjung datang ke sini akan menyatu dengan alam,” tuturnya.

Sri Wahyuni pengunjung yang datang dari Ness Muarojambi mengaku senang bisa menikmati Pulau Tepus dan Danau Tangkas. Ia datang bersama keluarganya.

“Di sini kita menikmati suasana yang berbeda,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved