Breaking News:

Media Asing sebut Virus Corona Hilang dari Indonesia 10 Tahun Lagi, Moeldoko : Suruh Belajar Sini

Media Asing sebut Virus Corona Hilang dari Indonesia 10 Tahun Lagi, Moeldoko : Suruh Belajar Sini

Editor: Heri Prihartono
afp
Seorang perawat menyuntikkan vaksin Sputnik V (Gam-COVID-Vac) di sebuah klinik di Moskow, Rusia pada 5 Desember 2020. Vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Rusia disebut tak memiliki efek samping merugikan dan efektif 91,6 persen. 

Media Asing sebut Virus Corona Hilang dari Indonesia 10 Tahun Lagi, Moeldoko : Suruh Belajar Sini

TRIBUNJAMBI.COM - Prediksi media asing Bloomberg  terkait waktu berakhirnya pandemi Covid, di sejumlah negara di dunia, termasuk Indonesia.

Terkait prediksi media asing tersebut, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko angkat bicara.

Melansir Kompas.com, Bloomberg pada 5 Februari 2021 lalu, memang menyebutkan bahwa salah satu jalan yang ditempuh untuk mengakhiri pandemi adalah dengan melakukan vaksinasi massal agar bisa kembali ke kehidupan normal.

Namun, program vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang sudah dijalankan mulai pertengahan Januari 2021 lalu dirasa belum maksimal.

Bagaimana Prediksi Bloomberg?

Berdasarkan hitungan Bloomberg, proses vaksinasi di Indonesia masih kalah cepat dengan beberapa negara-negara lainya.

Bloomberg memprediksi, dengan tingkat vaksinasi saat ini, Indonesia baru bisa menjangkau 75 persen vaksinasi populasi dengan dua dosis vaksin dan mengakhiri pandemi sekitar 10 tahun lagi.

Indonesia tidak sendiri, dengan analisis yang serupa, India dan Rusia juga memiliki waktu estimasi sama, yakni menunggu hingga satu dekade lamanya.

Prediksi itu diambil setelah Bloomberg membangun basis data suntikan vaksinasi Covid-19 terbesar yang diberikan di seluruh dunia, dengan lebih dari 119 juta dosis diberikan di seluruh dunia.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved